Sekolah Sepak Bola Kapuas Khatulistiwa Daftar Program BPJS Ketenagakerjaan

dengan terdaftarnya program ini, para atlet dapat menjalani pertandingan dengan tenang dan nyaman sehingga prestasi semakin dapat diraih tanpa....

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Sekolah Sepak Bola (SSB) Kapuas Khatulistiwa menggandeng BPJS Ketenagakerjaan dalam program jaminan keselamatan untuk siswa dan pelatih. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekolah Sepak Bola (SSB) Kapuas Khatulistiwa menggandeng BPJS Ketenagakerjaan dalam program jaminan keselamatan untuk siswa dan pelatih.

Ketua SSB Kapuas Khatulistiwa Budi Darmawan mengatakan keselamatan siswa dan pelatih harus menjadi perioritas utama dalam setiap latihan dan kejuaraan.

"Kami sangat mengutamakan keselamatan siswa dan pelatih. Atas dasar itu kami bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk program jaminan keselamatan," ujarnya usai serah terima kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis, di GOR Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Senin 8 Juli 2024.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Ryan Gustaviana mengapresiasi SSB Kapuas Khatulistiwa sebab program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya untuk para pekerja atau pelaku usaha saja, melainkan para atlet juga dapat bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ryan berharap dengan terdaftarnya program ini, para atlet dapat menjalani pertandingan dengan tenang dan nyaman sehingga prestasi semakin dapat diraih tanpa rasa cemas.

Pemkot Pontianak dan BPJS Ketenagakerjaan Sepakat Beri Jaminan Sosial Tenaga Kerja Bagi Warga

Penyerahan simbolis dilakukan Kepala Bidang Kepesertaan sekaligus Kepala Cabang BPJS Pontianak, Julianto Marpaung kepada Ketua SSB Kapuas Khatulistiwa dengan di saksikan Pengurus dan Pelatih, serta Siswa SSB Kapuas Khatulistiwa.

"Ini pertama kali BPJS Ketenagakerjaan kerjasama dengan SSB Kapuas Khatulistiwa. Semoga ini bisa menginspirasi SSB-SSB yang lain. Sebab keselamatan siswa dan pelatih sangat penting," kata Julianto usai serah terima kartu simbolis.

Lebih lanjut, Julianto menceritakan betapa pentingnya BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet.

Ia mencontohkan ada kasus cedera yang di alami oleh salah satu atlet basket di Kalbar.

Akibat cedera parah tersebut, sang atlet harus di operasi rumah sakit sampai menelan biaya Rp 70 juta lebih.

Namun, kata Julianto, karena sang atlet basket tersebut sudah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, seluruh biaya operasi di rumah sakit di tanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Jadi adek-adek harus hati-hati ya, baik saat latihan mau pun saat mengikuti kejuaraan," kata Julianto.

Berdasarkan penjelesan Julianto, BPJS Ketenagakerjaan khsusus untuk atlet, berfungsi untuk memberikan perlindungan kepada altet apabila, pertama terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cedera saat latihan rutin atau saat mengikuti turnamen.

Kemudian kedua, saat terjadi kecelakaan saat dalam perjalanan dari rumah ke tempat latihan atau dari rumah ke lokasi turnamen.

"Apabila terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cedera, mata seluruh biaya pengobatan si atlet atau siswa akan di tanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan. Semoga adek-adek SSB Kapuas Khatulistiwa selalu sehat dan menjadi pemain hebat kelak," ujarnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved