Mahasiswa IKI Bandung dan UPT Puskesmas Kampung Bali Pontianak Berikan Layanan Kesehatan Gratis
Ketua POS UKK Pasar Mawar, Sunarti mengatakan antusias para pedagang dan pengunjung sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini.
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - UPT Puskesmas Kampung Bali Pontianak menyelenggarakan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di Pasar Mawar pada Selasa 21 Mei 2024.
Melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini sengaja diselenggarakan untuk memudahkan para pedagang di Pasar Mawar mengecek kesehatannya masing-masing.
Hal ini mengingat aktivitas para pedagang yang sangat padat, sehingga terkadang tak sempat untuk mengontrol kesehatannya.
Selain para pedagang, para pengunjung Pasar Mawar juga diperkenankan mengecek kesehatannya dalam kegiatan ini secara gratis.
Penanggung Jawab Program upaya kesehatan kerja (UKK) UPT Puskesmas Kampung Bali, Meinar SST mengatakan kegiatan ini adalah berkolaborasi dengan sejumlah mahasiswa dari Institut Kesehatan Imanuel (IKI) Bandung yang sedang melakukan praktek stase komunitas di Puskesmas Kampung Bali Pontianak.
Baca juga: Sambangi Kelompok Nelayan Tradisional Lancang Kuning, Pj Wako Sarankan Nelayan Olah Hasil Tangkapan
"Kebetulan di wilayah bina kami sudah punya satu POS UKK, yaitu POS UKK Pasar Mawar, di mana POS UKK ini adalah upaya kesehatan kerja yang dibentuk oleh pekerja, dari pekerja, dan untuk pekerja," ujarnya.
"Jadi para kadernya ini diambil dari para pekerja supaya mereka bisa menolong diri mereka sendiri dalam pelayanan kesehatan dasar," jelasnya.
"Kegiatan POS UKK ini terintegrasi dengan kegiatan screening PTM (penyakit tidak menular)," tambahnya.
Ketua mahasiswa dari Institut Kesehatan Imanuel Bandung, Maria Neliati SKep menjelaskan pihaknya saat ini tengah melakukan praktek program upaya kesehatan kerja.
Dalam praktek ini, pihaknya melakukan screening terhadap para pedagang di Pasar Mawar.
"Screeningnya itu kita cek apakah ada penderita tekanan darah tinggi, penderita kencing manis, begitu, jadi di sini kita cek semuanya, cek tekanan darah, gula darah, berat badan," ungkapnya.
"Kemudian setelah kita cek kita kasi penyuluhan sedikit edukasi kepada para pedagang, jadi kalau misalnya tensinya tinggi kita kasi edukasi tentang darah tinggi, kalau misalnya dia gula darahnya tinggi kita kasi tentang gula darah," tuturnya.
"Para pedagang juga kita kasi edukasi tentang cara angkat barang berat yang benar sehingga tidak terjadi kesalahan dalam mengangkat barang, sehingga tidak menyebabkan nyeri pada punggung, nyeri pada kaki ataupun tangan," sambungnya.
Sementara itu, Ketua POS UKK Pasar Mawar, Sunarti mengatakan antusias para pedagang dan pengunjung sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini.
Menurutnya kegiatan semacam ini memang sangat dibutuhkan, utamanya oleh para pedagang.
Kasus Nurjanah Sukabumi, 15 Tahun Terkurung di Kamar 2x2 Kini Berharap Hidup Baru di Tahun 2025 |
![]() |
---|
PLN UIP KLB Raih Penghargaan Tribun Awards 2025 Atas Dukungan Air Bersih dan Sanitasi |
![]() |
---|
Kapolresta Pontianak Pimpin Pengamanan, Aksi Damai Mahasiswa di Kantor DPRD Kalbar Berjalan Kondusif |
![]() |
---|
DAFTAR Kepala Dinas dan Badan Pemkab Kubu Raya Terbaru 2025, Lengkap Pejabat Definitif dan Plt |
![]() |
---|
Mulian Law Firm Kawal Laporan Korban Dugaan Tindakan Represif di Aksi Mahasiswa DPRD Kalbar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.