DPRD Kota Pontianak

DPRD Pontianak Nilai Perlu Penanganan Serius Terhadap Perundungan Anak Dibawah Umur

Di sisi lain, Bebby juga menduga beberapa kejadian yang terjadi di kota pontianak ini berkaitan dengan dampak dari penggunaan narkoba.

|
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FIRDAUS
Ketua Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa saat diwawancarai wartawan di Kantor DPRD Kota Pontianak, Rabu 15 Mei 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Belum lama ini, seorang remaja putri berusia 14 tahun dirudapaksa oleh tetangganya sendiri yang membuka warung.

Menanggapi kejadian ini, Anggota DPRD Pontianak Bebby Nailufa mengaku sangat prihatin dan miris.

"Miris ya, tentunya mengkhawatirkan sebagai kota layak anak dengan kejadian-kejadian yang dimana korbannya anak dibawah umur," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Selasa 21 Maret 2024.

Menurutnya, kejadian ini tak boleh terulang dan harus mendapatkan perhatian khusus dan pengawasan.

"Musti jadi perhatian kita semua bagaimana sebenarnya dunia pendidikan yang ada di kota pontianak dan bagaimana pengawasan orang tua terhadap anak-anak di kota pontianak ini," katanya.

Baca juga: Fakta-fakta Kasus Rudapaksa Gadis 14 Tahun di Pontianak Timur

"Bagaimana pun kasus seperti ini harusnya jangan sampai terulang dan harus benar-benar ditindak lanjuti secara tegas. Kita berharap adanya aksi nyata untuk mengurangi kejadian-kejadian seperti ini," tambahnya.

Di sisi lain, Bebby juga menduga beberapa kejadian yang terjadi di kota pontianak ini berkaitan dengan dampak dari penggunaan narkoba.

"Saya khawatirnya ini dampak dari narkoba sehingga anak-anak di kota pontianak ini marak dengan perkelahian, senjata tajam, pemerkosaan dan sebagainya, kemudian pemicunya adalah narkoba itu sendiri," ungkapnya.

Dengan ini, dirinya meminta agar semua pihak dapat bekerjasama menangani permasalahan narkoba di kota pontianak dan kenakalan remaja.

"Perlu adanya bantuan pemerintah dalam melakukan rehabilitasi untuk mencegah kasus-kasus narkoba, bagaimana semua elemen membantu meminimalisir kasus narkoba yang ada di kota pontianak, ini yang harus jadi perhatian, tidak hanya menjadi beban pemerintah saja," katanya.

"Pemerintah juga harus bisa menyisihkan anggaran untuk bisa lebih fokus mengurangi kasus narkoba yang ada di kota pontianak, ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan yang ada di kota pontianak," pungkasnya. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved