Banjir Sintang

Libur Diperpanjang Bagi Sekolah Terdampak Banjir di Sintang, Sisanya Tetap Masuk Seperti Biasa

Berdasarkan monitoring Dinas Pendidikan, masih cukup banyak sekolah di Sintang yang terdampak banjir yang tidak hanya merendam halaman, ruang kelas hi

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Yustinus meninjau fasilitas pendidikan yang terdampak banjir. Libur sekolah menyambut bulan suci Ramadhan sudah berakhir. Seharusnya, semua satuan pendidikan akan kembali belajar di sekolah pada 15 Maret 2024 besok. Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat menambah hari libur bagi sekolah yang terdampak banjir luapan sungai kapuas-melawi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Libur sekolah menyambut bulan suci Ramadhan sudah berakhir. Seharusnya, semua satuan pendidikan akan kembali belajar di sekolah pada 15 Maret 2024 besok.

Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat menambah hari libur bagi sekolah yang terdampak banjir luapan sungai kapuas-melawi.

Keputusan ini disampaikan Kadisdikbud Sintang Yustinus usai meninjau langsung sejumlah sekolah di Kota Sintang yang masih terendam oleh banjir.

"Libur sekolah diperpanjang khusus sekolah yang terdampak banjir saja terutama di kecamatan Sintang," kata Yustinus, Kamis 14 Maret 2024.

Dikepung Banjir, Umat Muslim di Sintang Rela Naik Perahu ke Masjid untuk Tunaikan Ibadah

Berdasarkan monitoring Dinas Pendidikan, masih cukup banyak sekolah di Sintang yang terdampak banjir yang tidak hanya merendam halaman, ruang kelas hingga akses ke sekolah. Oleh sebab itu, pihaknya memutuskan untuk memberikan tambahan libur bagi pelajar.

"Tadi kami sudah memantau sekolah yang masih terdampak banjir. Contoh SD 8, SD 5 SMP 4, SD 13 sui kawat. Lalu SD masuka pantai sampai ke Hilir Sungai pembunuh. Termasuk daerah bantaran sungai sampai ke sepauk tempunak ya kalau masih banjir kita libur sampai hari sabtu," jelas Yustinus.

Bagi sekolah yang tidak terdampak langsung oleh banjir, proses belajar mengajar tetap dilakukan seperti biasa.

"Sekolah yang tidak terdampak contoh SMP 3 Sintang dan lainnya yang tidak banjir besok tetap masuk sekolah seperti biasa. Sekolah yang tidak terdampak tetap melaksanakan jam mengajar di sekolah seperti biasa. Yg lainnya diperpanjang sampai hari sabtu. Senin kita harap air sudah surut karena tadi kita lihat ada turun sekitar 2 jari," ujar Yustinus. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved