Banjir Sintang

Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan Masih Akan Terjadi, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

"Dalam beberapa hari ke belakang terjadi curah ujan yang signifikan di beberapa wilayah Kabupaten Sintang. Dan tercatat dari pantauan pos hujan kami d

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Kondisi banjir di Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang. Sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir diguyur hujan dengan intensitas 100 mili meter per hari. Akibatnya, banjir melanda sejumlah desa yang berada di daerah aliran sungai kapuas dan Melawi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir diguyur hujan dengan intensitas 100 mili meter per hari. Akibatnya, banjir melanda sejumlah desa yang berada di daerah aliran sungai kapuas dan Melawi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang menyebut Kecamatan Serawai-Ambalau dilanda Banjir. Selain itu, dari sejumlah desa kecamatan lain juga dilaporkan warga mulai terendam, seperti Sepauk, Dedai hingga Kayan Hulu.

"Dalam beberapa hari ke belakang terjadi curah ujan yang signifikan di beberapa wilayah Kabupaten Sintang. Dan tercatat dari pantauan pos hujan kami di sintang ini jumlah nilai curah hujan mencapai lebih dari 100 mili meter. Hal ini mengindikasikan adanya curah hujan dengan kriteria hujan sangat lebat," kata M Hanif Sulthon Prakirawan BMKG Sintang.

BPBD Sintang Sebut Banjir Landa Kecamatan Serawai dan Ambalau

Berdasarkan analisa BMKG, selama beberapa hari kedepan akan terjadi hujan intensitas ringan hingga lebat di Kabupaten Sintang. Masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai diimbau untuk waspada.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Tebelian, Supriandi menambahkan potensi hujan di Kabupaten Sintang dan Sekadau intensitas sedang sampai lebat masih berpotensi terjadi tgl 8 s/d 14 Maret 2024.

"Potensi cuaca ekstrim sepekan masih akan terjadi dan perlu diwaspadai bencana hydrometeorologi yang menyertai seperti Banjir, genangan di permukiman pesisir sungai, tanah longsor dan angin kencang/puting beliung," imbau Supriandi. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved