Banjir Sintang

Curah Hujan Turun, Banjir di Sintang Diperkirakan Berangsur Surut dalam 4 Hari Kedepan

"Update potensi hujan di Sintang dan Sekadau, potensi hujan secara umum akan mengalami penurunan hujan (hujan ringan) dari tgl 15 s/d 18 Maret 2024 da

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Pegawai Kementrian Agama Kabupaten Sintang membuat jalan darurat untuk memudahkan masyarakat melewati genangan air yang merendam halaman Kantor. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Tebelian, Supriandi mengungkapkan dalam beberapa hari kedepan secara umum potensi hujan akan mengalami penurunan dari tanggal 15 sampai dengan 18 Maret 2024.Dampak dari penurunan curah hujan ini, diperkirakan banjir di Sintang akan berangsur surut dalam 4 hari ke depan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Tebelian, Supriandi mengungkapkan dalam beberapa hari kedepan secara umum potensi hujan akan mengalami penurunan dari tanggal 15 sampai dengan 18 Maret 2024.

Dampak dari penurunan curah hujan ini, diperkirakan banjir di Sintang akan berangsur surut dalam 4 hari ke depan.

"Kondisi cuaca di Sintang yang membaik dalam 4 hari kedepan, banjir akan beransur surut," kata Supriandi, Jumat 15 Maret 2024.

Menurut Supriandi, tangg 19 sampai dengan 21 Maret akan terjadi hujan intensitas sedang sampai lebat yang dapat berpotensi terjadinya batingsor.

Libur Diperpanjang Bagi Sekolah Terdampak Banjir di Sintang, Sisanya Tetap Masuk Seperti Biasa

"Update potensi hujan di Sintang dan Sekadau, potensi hujan secara umum akan mengalami penurunan hujan (hujan ringan) dari tgl 15 s/d 18 Maret 2024 dan potensi hujan intensitas sedang sampai lebat akan kembali terjadi pada tgl 19 s/d 21 Maret 2024 dan masih perlu diwaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi (banjir/genangan, tanah longsor, dan angin puting beliung)," jelas Supriandi.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sintang per 13 Maret, ada 11 kecamatan terdampak banjir. Beberapa di antaranya sudah surut. Namun banjir masih terjadi di Kecamatan Sintang.

Ada 14.152 kepala keluarga yang terdampal oleh banjir. Pemerintah sudah mulai menyalurkan bantuan sosial berupa beras kepada warga dimulai dari Kota Sintang. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved