Banjir Sintang

Serawai Diterjang Banjir Akibat Debit Air Sungai Melawi Naik 2 Meter

Data lainnya, di Desa Begori ada 75 kepala keluarga terdampak banjir pada 5 Maret 2024. Sementara di Desa Batu Ketubung ada 223 kepala keluarga pada 5

|
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Kapolsek Serawai, IPDA Aloy Pasaribu menyebut terjadi kenaikan signifikan debit air sungai Melawi sekitar 2 meter pada Kamis, 7 Maret 2024 sekitar pukul 10.30 wib. Luapan itu menyebabkan banjir merendam jalan pesisir pantai yang ada di pasar Serawai. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kapolsek Serawai, IPDA Aloy Pasaribu menyebut terjadi kenaikan signifikan debit air sungai Melawi sekitar 2 meter pada Kamis, 7 Maret 2024 sekitar pukul 10.30 wib. Luapan itu menyebabkan banjir merendam jalan pesisir pantai yang ada di pasar Serawai.

Peningkatan debit air sungai Melawi tersebut dikarenakan turunnya hujan yang deras 3 hari berturut turut serta kiriman dari hulu.

"Sampai saat ini situasi masyarakat Kecamatan serawai masih dalam keadaan aman, tidak ada korban jiwa dan masih terkendali," kata Aloy.

Aloy menyebut, ada 4 desa terdampak banjir di Kecamatan Serawai. Antara lain: Nanga Serawai, Begori, Tanjung Harapan dan Gurung Sengiang. "Untuk jumlah KK belum terdata," ungkapnya.

Berdasarkan data yang diterima Tribunpontianak, di Desa Nanga Serawai saja, 110 orang yang terdampak banjir pada 6 Maret.

BPBD Sintang Sebut Banjir Landa Kecamatan Serawai dan Ambalau

Data lainnya, di Desa Begori ada 75 kepala keluarga terdampak banjir pada 5 Maret 2024. Sementara di Desa Batu Ketubung ada 223 kepala keluarga pada 5 Maret.

Angka ini diperkirakan meningkat karena debit air meningkat pada 7 Maret 2024.

Personil Polsek Serawai memberikan imbauan kepada masyarakat Serawai yang tinggal di pesisir pantai sungai Melawi agar tetap waspada terutama untuk menjaga harta benda dan anak-anak.

"Untuk siang ini sekitar PKL 13.00 wib forkopincam serawai akan berpatroli menggunakan speed sambil membagikan nasi Bungkus kepada warga yang terdampak banjir.
Dan menghimbau warga yang terdampak banjir untuk segera ke puskesmas jika ada yang mengalami sakit diare," kata Aloy. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved