Hendak Tawuran, Sejumlah Bocil Diamuk Warga di Pontianak Timur, Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan

Kapolsek Pontianak Timur AKP Heri Purnomo menyampaikan sebelumnya Polsek mendapat laporan bahwa di kelurahan banjar serasan warga mengamankan sejumlah

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Petugas saat berusaha mengamankan anak - anak yang diamuk warga karena akan tawuran. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejumlah remaja laki - laki di kelurahan Banjar Serasan, Pontianak Timur menjadi bulan - bulanan warga yang kesal karena aksi tawuran perang sarung dan senjata tajam, kamis 14 maret 2024 dini hari.

Saat mengamankan anak - anak itu dari amukan warga, petugas Polsek Pontianak Timur bahkan sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara agar warga berhenti menghakimi bocah - bocah itu.

Video petugas Polisi saat mengamankan anak - anak itu dari amukan warga pun beredar di media sosial, petugas yang menggunakan mobil patroli terlibat berusaha keras mencegah agar warga tidak menghakimi anak - anak yang sudah di mobil.

Kapolsek Pontianak Timur AKP Heri Purnomo menyampaikan sebelumnya Polsek mendapat laporan bahwa di kelurahan banjar serasan warga mengamankan sejumlah anak - anak yang akan perang sarung.

Ani Sofian Sebut Akan Sanksi dan Lakukan Penarikan Produk atau Takjil Jika Ditemukan Zat Berbahaya

Namun saat petugas tiba, warga ternyata sudah berkerumun, ketika petugas hendak membawa anak - anak itu, ternyata warga yang berkerumun emosi.

"Warga saat itu sudah kesal dengan kehadiran anak - anak yang meresahkan ini, terlebih sehari sebelumnya ada anak - anak yang akan tawuran membawa senjata tajam, bahkan akan menyerang warga, TKP nya sama," ujarnya.

Sehingga ia katakan warga yang resah telah mewanti - wanti dan bersiaga bilamana ada anak - anak yang membuat keributan lagi.

Dari hasil patroli, ia mengatakan total ada 13 anak laki - laki dengan barang bukti sarung yang sudah di modifikasi untuk perkelahian.

Saat ini, anak - anak yang diamankan itu telah dikembalikan ke orang tuanya masing - masing.

AKP Heri berharap, orang tua di Pontianak dapat lebih mengawasi dan membatasi pergaulan anak - anaknya, agar hal serupa tidak kembali terjadi. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved