Syarif Abdullah Nilai Progres Data Perhitungan Suara Online Beberapa KPU Kabupaten di Kalbar Lamban

Dirinya menuturkan beberapa KPU Kabupaten/Kota di Kalbar sampai Jumat 23 Februari 2024 progres perhitungan masih dibawah 50 persen.

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNNEWS.COM
Ketua DPW Partai Nasdem Kalimantan Barat Syarif Abdullah Alkadrie meminta kepada sejumlah Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa terus mengupdate perhitungan suara melalui laman web Sirekap. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPW Partai Nasdem Kalimantan Barat Syarif Abdullah Alkadrie meminta kepada sejumlah Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa terus mengupdate perhitungan suara melalui laman web Sirekap.

Dirinya menuturkan beberapa KPU Kabupaten/Kota di Kalbar sampai Jumat 23 Februari 2024 progres perhitungan masih dibawah 50 persen.

"Kami secara real time memantau progres perhitungan suara di web KPU. ada beberapa KPU yang progresnya lambat seperti KPU Kayong Utara dan Kota Pontianak," ujarnya.

Ia juga turut mempertanyakan apa masalah dan kendala teknisnya. Misalnya di Kota Pontianak, Progresnya hingga 22 Februari 2023 baru mencapai 43,18 persen.

Bahkan KPU Kota Pontianak terakhir update pada Kamis, 22 Februari 2024 pada pukul 22.00 WIB. Artinya Hampir 24 jam tidak ada update data terbaru dari KPU Kota Pontianak.

Kades Kakap Berterimakasih Atas Pembangunan Jl Teluk Intan Aspirasi dari Syarief Abdullah Alkadrie

Selain itu, Seperti KPU Kayong Utara terakhir update pada Kamis 22 Februari 2023 pada pukul 15.00 WIB.

Begitu juga dengan KPU Melawi. Terakhir update juga pada Kamis 22 Februari 2024 pukul 23.00 WIB. Progresnya juga baru 48.48 persen.

"Hal itu sebenarnya ada apa, kami meminta mereka (KPU Red) besera seluruh jajaran untuk bisa segera mengupdate data secara realtime," ujarnya.

Syarief Abdullah Alkadrie Aspirasikan Jembatan Gantung Penghubung 4 Desa di Kubu Raya

Syarif Abdullah menambahkan apabila ada kendala teknis, tentu juga wajib dijelaskan kepada publik secara berkala. Apa kendalanya dan seperti apa penyelesaianya.

"Saat ini merupakan momen yang krusial. oleh karena itu seluruh penyelenggara pemilu diseluruh tingkatan dapat selalu bisa bekerja dengan profesional," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved