Berita Viral
DPRD Kalbar Nilai Kasus Kekerasan di Ketapang Menambah Deret Panjang KDRT di Kalbar
"Karena tentu yang terungkap diruang publik menggambarkan masih banyak kasus serupa yang tak terungkap," jelasnya.
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polres Ketapang resmi menetapkan tersangka dalam kasus kekerasan pada anak bernama Yesa hingga meninggal dunia. Kejadian ini terjadi di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kalimantan Barat Suriansyah mengaku sangat prihatin terhadap kejadian tersebut.
"Membaca berita kasus penganiayaan anak sambung oleh orang tua sambung, tentu sangat memprihatinkan dan ini menambah deret panjang kasus KDRT di Kalimantan Barat," katanya kepada tribunpontianak.co.id Senin, 4 Desember 2023.
Ia mengatakan, kasus tersebut seolah menggambarkan fenomena sosial dan mengibaratkan adanya sebuah gunung es.
• Buka Paksa GOR Perbasi, Satpol PP Pontianak: Ini Perintah dari Wali Kota
"Karena tentu yang terungkap diruang publik menggambarkan masih banyak kasus serupa yang tak terungkap," jelasnya.
Apalagi dikatakannya, kasus KDRT terhadap anak menggambarkan permasalahan moral yang terjadi ditengah tengah masyarakat.
"Untuk menurunkan tren kasus serupa perlu tindakan menyeluruh, mulai dari tindakan hukum, sangsi sosial, pembinaan keagamaan dan edukasi masyarakat," paparnya.
Tak hanya itu, ia menyebutkan, dengan adanya hal tersebut juga menunjukan lemahnya posisi anak dalam keluarga.
"Apalagi ini terjadi dalam keluarga sambung, sangat-sangat memprihatinkan," katanya.
Di sisi lain, ia juga menilai kasus ini dapat menggambarkan lemahnya lembaga perkawinan yang seharusnya sakral dan melindungi anggota keluarga yang terlibat.
"Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama agar kasus serupa tidak terulang lagi," harapnya. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
REKOM Harga Emas Besok 30 Agustus 2025 Lengkap Semua Produk Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian |
![]() |
---|
Terungkap Dalang Demo DPR 2025 hingga Sebabkan Tragedi Ojol Tewas Dilindas Mobil Brimob |
![]() |
---|
Kasus Nurjanah Sukabumi, 15 Tahun Terkurung di Kamar 2x2 Kini Berharap Hidup Baru di Tahun 2025 |
![]() |
---|
Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob di Jakarta, Pasha Ungu hingga Fiersa Besari Suarakan Duka |
![]() |
---|
Pria Tipu Asuransi dengan 4 Kecelakaan Mobil, Polisi Bongkar Skema 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.