Dukung Energi Hijau, PLN Kalbar Layani Permintaan REC Pertama Perusahaan di Kalimantan Barat

Produk REC yang ditawarkan PLN tergolong kompetitif dibandingkan dengan negara lain.Kemudahan yang PLN hadirkan dalam pemanfaatan REC cukup...

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
PLN Kalbar layani permintaan REC pertama perusahaan di Kalimantan Barat, Selasa 28 November 2023. Penggunaan Energi Baru Terbarukan(EBT) yang dilakukan PT PLN melalui Renewable Energy Certificate (REC) semakin diminati terutama oleh perusahaan di Indonesia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dukung energi hijau, PLN Kalbar layani permintaan REC pertama perusahaan di Kalimantan Barat, Selasa 28 November 2023.

Penggunaan Energi Baru Terbarukan(EBT) yang dilakukan PT PLN melalui Renewable Energy Certificate (REC) semakin diminati terutama oleh perusahaan di Indonesia.

PT United Tractors merupakan salah satu pelanggan PLN Kalbar yang bergerak dibidang penjualan berbagai jenis alat berat pertama yang menjadi pelanggan bisnis energi bersih melalui layanan REC di Provinsi Kalimantan Barat.

Aditya Dwiputra, Branch Operation Head mengatakan PT United Tractors siap mendukung program penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menggunakan layanan REC PLN dan juga siap mendukung percepatan program Nett Zero Emission pemerintah melalui penggunaan layanan REC.

"Apalagi, REC PLN sangat mudah diperoleh sehingga kami berharap langkah untuk menggunakan energi baru terbarukan bisa diikuti juga oleh perusahaan-perusahaan lainnya di Kalimantan Barat," ucap Aditya.

Produk REC yang ditawarkan PLN tergolong kompetitif dibandingkan dengan negara lain.

Infografis UMK Kabupaten/Kota di Kalbar Tahun 2024

Kemudahan yang PLN hadirkan dalam pemanfaatan REC cukup rekomendatif untuk industri yang sedang melakukan upaya dekarbonisasi dalam pemakaian listriknya dan sebagai bentuk dukungan dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).

 


General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Wahyu Jatmiko, menjelaskan bahwa Setiap REC yang dihasilkan memberikan pengakuan terhadap penggunaan energi terbarukan dan menunjukkan kepemilikan sertifikat standar internasional.

"Langkah ini, bukti nyata kolaborasi PLN dengan pelaku usaha dan industri mendukung transisi energi bersih di tanah air. Pendapatan dari penjualan REC akan dialokasikan untuk pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sehingga sangat sejalan dengan komitmen Indonesia menekan emisi karbon dunia pada Presidensi G20 lalu," ujar Jatmiko.

Ia juga mengapresiasi komitmen PT United Tractors yang mendukung transisi energi bersih melalui pembelian unit REC PLN.

Beras dan Gula Jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi di Kalbar, Kepala BPS Kalbar : Dampak El Nino

Kolaborasi ini mencerminkan upaya PLN untuk bersama-sama pelaku industri dalam mendukung transisi energi bersih di Indonesia.

Selanjutnya Ia mengimbau dan mengajak investor, pelaku usaha maupun pelanggan besar lainnya agar bisa memanfaatkan layanan REC PLN sehingga bisa bersama-sama ikut andil dalam percepatan penurunan emisi karbon sebagai wujud mencintai alam dan lingkungan. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved