Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Terangi 1.833 Desa di Kalbar

PLN telah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan hal tersebut dengan program Listrik Desa (Lisdes) di wilayah 3T....

Tayang:
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
PLN
Pemerintah bersama PT PLN (Persero) terus mengalirkan listrik hingga ke pelosok desa terpencil demi menciptakan energi keberadilan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PLN terus berkomitmen menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), per September 2025, melalui Program Listrik Desa, PLN berhasil melistriki 1.833 lokasi daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal).

Berdasarkan data dari PLN UID Kalimantan, dari total 2.145 desa yang ada di 14 kabupaten / kota Kalbar, sudah 1.833 desa yang berlistrik dan masih ada sekitar 312 desa belum berlistrik. 

Rasio Elektrifikasi (RE) Kalbar capai 94, 45 persen (per September 2025). 

GM PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan mengatakan pemenuhan RE terus diupayakan oleh pemerintah hingga mencapai 100 % , untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. 

"Untuk mencapai RE 100 % bukan perkara mudah, selain berada di remote area, dana yang dibutuhkan untuk mengejar RE 100 % juga tidak sedikit," ujarnya. 

ELEKTRIFIKASI - Peta Rasio Elektrifikasi (RE) dan RDB Kalbar per September 2025. 
ELEKTRIFIKASI - Peta Rasio Elektrifikasi (RE) dan RDB Kalbar per September 2025.  (PLN)

Maria membeberkan akses geografis sulit (daerah pedalaman dan sungai) menjadi salah satu tantangan terbesar bagi PLN dalam menghadirkan listrik ke seluruh desa yang ada di Kalbar.

Infrastruktur jalan dan logistik terbatas, perizinan dan koordinasi lintas instansi, ketimpangan antarwilayah & biaya tinggi di daerah terpencil, dan keandalan pasokan listrik masih menjadi tantangan di beberapa wilayah Kalimantan Barat.

PLN telah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan hal tersebut dengan program Listrik Desa (Lisdes) di wilayah 3T, yakni dengan pembangunan jaringan dan transmisi baru (Sandai-Tayan 150 kV), kolaborasi dengan pemda untuk percepatan perizinan dan pembangunan serta pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) sebagai sumber listrik lokal.

Desa berlistrik di seluruh Kabupaten/kota Kalimantan Barat, ditargetkan 100 % pada 2029.

Perpanjangan tangan pemerintah untuk menyediakan tenaga listrik bagi seluruh rakyat Indonesia dan bentuk pengejawantahan sila ke-5 Pancasila, PLN berkomitmen penuh memastikan keberhasilan Program Lisdes yang telah masuk dalam RUPTL PLN 2025-2034 sebagai wujud kehadiran negara dalam memastikan pemerataan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.

MENATAP HARU - Eka Susanti salah satu penerima manfaat Program Light Up The Dream (LUTD) di Desa Rasau Jaya Tiga, Kubu Raya, bersama sang suami, menatap haru cahaya lampu yang kini menerangi rumah mereka. 
MENATAP HARU - Eka Susanti salah satu penerima manfaat Program Light Up The Dream (LUTD) di Desa Rasau Jaya Tiga, Kubu Raya, bersama sang suami, menatap haru cahaya lampu yang kini menerangi rumah mereka.  (PLN)

Anak-anak Bisa Belajar dengan Nyaman 

PLN sukses menginstalasi Supersun PLN pertama di Provinsi Kalimantan Barat yang berlokasi di SMA Negeri 4 Ketungau, Desa Bagelan Jaya, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Supersun merupakan solusi listrik berbasis tenaga surya yang dikembangkan PLN untuk menjawab kebutuhan listrik di wilayah yang belum terjangkau jaringan distribusi.

Inovasi ini menjadi simbol nyata dari semangat “Listrik untuk Rakyat”, sekaligus menjadi bagian dari strategi nasional dalam mewujudkan pemerataan energi, penguatan sektor pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kepala Desa Bagelan Jaya, Sugiyanto menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Supersun di wilayahnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved