TP-PKK Pusat Apresiasi Progres Pilot Project Program Peduli Stunting di Kalbar
Dalam kunjungan tersebut Safriati Safrizal didampingi langsung oleh Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Provinsi Kalbar Windy Prihastari dan jajaran pengurus l
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pusat memuji progres pilot project program peduli stunting di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Lantaran penerapan pilot project tersebut di Provinsi Kalbar berhasil menunjukkan capaian sangat luar biasa.
Terutama dalam upaya membantu pemerintah untuk mencapai target percepatan penurunan stunting pada 2024 mendatang.
Hal itu seperti diungkapkan Ketua Bidang IV TP-KK Pusat Safriati Safrizal saat obervasi lapangan di Kelurahan Kota Baru Kota Pontianak, Rabu (8/11).
Dalam kunjungan tersebut Safriati Safrizal didampingi langsung oleh Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Provinsi Kalbar Windy Prihastari dan jajaran pengurus lainnya.
Di Kelurahan Kota Baru tim TP-PKK Pusat melihat langsung progres program gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana.
“Kita lihat saat paparan pada 2021 ada sebanyak 84 anak terkategori stunting, alhamdulillah seiring program pilot project ini berjalan sekarang pada semester satu 2023 tersisa anak yang belum terbebas stunting 28 anak,” kata Safriati Safrizal.
• Pj Gubernur Kalbar Inisiasi Kerjasama Organisasi Wanita dalam Pencegahan Stunting di Kalbar
Safriati menyebutkan capaian penerapan pilot project program peduli stunting di Provinsi Kalbar berhasil menunjukkan capaian yang luar biasa.
Hal itu menurutnya memang sejalan dengan tujuan program tersebut yang menyentuh langsung kepada masyarakat.
Disamping itu penerapan pilot project program peduli stunting juga merupakan bagian dari komitmen TP-PKK untuk turut membantu pemerintah.
Terutama dalam mencapai target Presiden Joko Widodo untuk penurunan stunting di angka 14 persen pada 2024 mendatang.
“Progres luar biasa untuk stunting penurunan disini (Kalbar), ini upaya kita PKK untuk membantu mensukseskan program pemerintah,” ungkapnya.
Dikatakan, dalam observasi lapangan tersebut pihaknya tidak hanya melakukan pengecekan secara administrasi.
• Bunda GenRe Kalbar Siapkan Generasi Emas 2024, Libatkan Peran Aktif Remaja Cegah Stunting
Akan tetapi juga memonitoring berbagai upaya yang dilakukan dalam menggencarkan program gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana.
Seperti contoh ada atau tidaknya imbauan yang diberikan kepada ibu-ibu untuk mengajak dan mensosialisasikan pemberian makanan tambahan. Namun dalam momentum observasi tersebut Safriati cukup kagum lantaran menemukan banyak inovasi yang diinisiasi untuk mencapai target program.
Polsek Sungai Pinyuh Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Terjual |
![]() |
---|
Pelantikan Pengurus IDCA Kalbar 2025, Siap Majukan IDCA hingga 14 Kabupaten dan Kota |
![]() |
---|
Razia Knalpot Brong di Meliau: 30 Motor Berknalpot Brong Diamankan, Pelajar Diberi Pembinaan |
![]() |
---|
Pemprov Kalbar Dukung Program Pengadaan Dokter Spesialis Optimalkan Pelayanan Kesehatan |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut Sambas: Motor Tersenggol Sigra , Yulius Terpental ke Jurang hingga Tewas di Tempat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.