Pemakaman di Pontianak Hampir Penuh, Bappeda Siapkan Pilihan Lokasi Calon Makam di 6 Kecamatan

Dari data terakhir yang dimiliki, setidaknya ada 268 makam muslim yang tersebar di Kota Pontianak dengan total luas 26.922 meter persegi.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
Youtube @TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Warga melakukan ziarah kubur di pemakaman muslim Sungai Bangkong Pontianak menjelang Ramadhan tahun 2021 lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak tengah mematangkan masterpan pemakaman muslim di Kota Pontianak.

Bertambahnya penduduk di Kota Pontianak membuat lahan pemakaman di beberapa lokasi di Kota Pontianak hampir penuh.

Kepala Bappeda Kota Pontianak, Sidig Handanu Widoyono mengatakan saat ini, sudah ada beberapa pilihan lokasi calon makam di enam kecamatan untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang.

Namun harus ada tindak lanjut pemetaan kendala atau hambatan di lapangan. Jika sudah final, nantinya akan dijadikan dasar pengadaan lahan untuk memenuhi kebutuhan area pemakaman kota.

“Kita sudah punya lokasi-lokasi yang memungkinkan berdasarkan kajian. Dari lokasi-lokasi itu akan kita cek lagi, apakah ada hambatan di masyarakat, karena untuk makam ini harus persetujuan masyarakat,” ujarnya Minggu, 5 November 2023.

Baca juga: Job Fair SMK Negeri 8 Pontianak Siap Digelar, Puluhan Perusahaan Siap Partisipasi

Dari data terakhir yang dimiliki, setidaknya ada 268 makam muslim yang tersebar di Kota Pontianak dengan total luas 26.922 meter persegi.

Sebagian besar merupakan pemakaman umum, pemakaman yang diurus yayasan, dan tanah wakaf keluarga.

Kebutuhan akan lahan pemakaman pun menjadi penting mengingat penduduk Kota Pontianak yang terus tumbuh.

“Kebetulan kami sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah. Kebutuhan dan rencana aksinya akan tertuang di sana. Dari kajian awal, sudah tergambar kalau tidak ada upaya khusus, lahan pemakaman di Pontianak akan penuh,” terangnya.

Sidig Handanu mengatakan, sejatinya Pemkot Pontianak memerhatikan urusan pemakaman warga kota. Setiap tahunnya, selalu ada anggaran yang disediakan untuk mendukung infrastruktur pemakaman.

"Mulai dari infrastruktur jalan dan drainase, hingga usulan-usulan warga dalam musyarawah rencana pembangunan daerah (musrenbang) seperti pembangunan pagar lahan pemakaman. Akan tetapi ke depan, akan dilakukan penataan lahan pemakaman agar mempermudah warga kota dalam urusan tersebut," ujarnya.

Prioritasnya kata Sidig, akan dilihat dari lahan tersedia, pertumbuhan penduduk, angka kematian kasar, dan proyeksi kebutuhan lahan di setiap kecamatan. Termasuk dalam hal pengelolaan pemakaman.

“Jangka menengah dan panjangnya, barangkali kita harus memikirkan perangkat daerah yang mengurusi pemakaman,” katanya.

Beberapa alternatif terkait lahan dan pengelolaan pun tengah dikaji. Seperti lokasi lahan apabila tidak tersedia lahan di dalam kota, dan pengelolaan pemakaman yang profesional.

Isu pemakaman memang jadi salah satu isu strategis daerah yang dibahas dapat perencaan ke depan.

“Jika semuanya sudah beres, anggarannya bisa segera disediakan,” ujarnya. (*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved