Program Merdeka Belajar, Adrianus Asia Sidot Serahkan Bantuan PIP Kepada Siswa SMKN 1 Entikong
Adrianus Asia Sidot mengatakan bahwa kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui langsung penerapan merdeka belajar.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Melanjutkan rangkaian sosialisasi program merdeka belajar yang dicanangkan Kemendikbudristek RI di Kabupaten Sanggau, Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kalbar II, Adrianus Asia Sidot mengunjungi SMKN 1 Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Senin 10 Juli 2023.
Adrianus juga bersama Koordinator Substansi Analisis dan Advokasi Kebijakan Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek RI, Lukman Solihin dan anggota DPRD Kabupaten Sanggau Fraksi Golkar, Hendrykus Bambang.
Dalam kesempatan itu, Adrianus mengatakan bahwa kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui langsung penerapan merdeka belajar khususnya di sekolah yang berdekatan dengan perbatasan negara tetangga Malaysia.
Untuk meringankan beban para orang tua murid, pemerintah meluncurkan bantuan program Indonesia pelajar (PIP) untuk siswa SMK.
Secara simbolis Adrianus menyerahkan bantuan PIP untuk 614 siswa senilai Rp 534.000.000.
Baca juga: Kodim 1204/Sanggau Bina Fisik Casis Secaba PK TNI AD Tahun 2023
“Semoga bantuan ini menambah semangat belajar SMKN 1 Entikong dan senantiasa selalu berusaha meningkatkan kompetensi diri, karena tantangan kedepan semakin banyak. Saya berharap para siswa lulusan SMKN 1 Entikong mampu menciptakan lapangan kerja sendiri,” katanya, Selasa 11 Juli 2023.
Politisi Golkar Sanggau itu mengatakan pendidikan di daerah perbatasan layak mendapatkan perhatian khusus, karena sangat rentan terhadap pengaruh dari luar.
"Tak heran SMKN 1 Entikong juga pernah dikunjungi langsung Mendikbudristek Nadiem Makarim," jelasnya.
Bantuan Pemerintah RI yang disalurkan melalui aspirasi Anggota DPR RI Komisi X ini merupakan wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan vokasi terutama yang berada di daerah perbatasan dan yang terpencil.
Kepala SMKN 1 Entikong, Adi Ahmadi mengatakan bahwa saat ini SMKN 1 Entikong memiliki siswa sekitar 800 orang yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. Bahkan ada siswa yang berasal dari Pulau Jawa menuntut ilmu di sini.
“Siswa kami memang berasal dari berbagai daerah. Rata-rata rumah mereka cukup jauh, ada yang harus ditempuh dari 3 jam. Makanya banyak siswa-siswi SMKN 1 Entikong yang terpaksa harus kost. Kami sebenarnya ada asrama untuk pelajar, tapi jumlahnya amat terbatas. Paling hanya mampu menampung sekitar 80 orang saja,” katanya. (*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Pamatwil Polda Kalbar Tinjau Lahan Jagung Demplot di Tayan Hulu Sanggau |
![]() |
---|
Polisi Periksa Sopir Minibus yang Alami Kecelakaan Maut di Sajingan Besar Sambas |
![]() |
---|
Wujud Kepedulian, Polantas Sekadau Bagikan Helm Gratis kepada Tukang Ojek |
![]() |
---|
Satlantas Polres Singkawang Gelar Jumat Berkah, Berbagi Kasih untuk Santriwati Yayasan Daarut Tauhid |
![]() |
---|
SMA Talenta Singkawang Hanya Punya 3 Murid, DPRD Minta Pemerintah Dukung Sekolah Swasta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.