Sumastro Berikan Kuliah Umum Kepada Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak
Kemudian potret Demografi Kota Singkawang yang beragam ini merupakan hasil dari sebuah perjalanan yang tidak boleh di persoalkan.
Penulis: Zulfikri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Penjabat (Pj) Walikota Singkawang, Sumastro memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Prodi Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan IKIP PGRI Pontianak.
Kuliah umum tersebut disampaikan pada kegiatan kuliah kerja mahasiswa (KKL) II Prodi Pendidikan PPKN IKIP PGRI Pontianak di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu 7 Juni 2023.
Dalam kesempatan tersebut Sumastro menjelaskan bagaimana membangun nilai toleransi di Kota Singkawang dengan masyarakat multikultural.
Menurutnya, Toleransi di Kota Singkawang terbentuk akibat adanya kejadian di masa lalu yang memberikan banyak pelajaran.
"Konflik Etnis yang terjadi pada tahun 1990an silam memberikan rasa trauma yang mendalam bagi kota Singkawang," ucapnya.
Baca juga: Pria Kolor Bertopeng di Singkawang Masih dalam Pencarian, Polisi Sudah Kantongi Identitas
Dari kejadian tersebut ia menilai ketentraman, kedamaian dan harmoni itu adalah suatu aset sangat penting dan bernilai mahal.
Kemudian potret Demografi Kota Singkawang yang beragam ini merupakan hasil dari sebuah perjalanan yang tidak boleh di persoalkan.
Berawal dari kebijakan Sultan Sambas dimasa itu mengundang ahli tambang yang berasal dari daratan china,
karna teknologi tambang diyakini Sultan Sambas akan lebih efektif dan lebih berhasil kalau mengundang ahlinya.
Keberagaman Singkawang adalah salah satu kehendak sejarah, yang menjadikan sebagai Kota Tertoleran Se-Indonesia Tahun 2022.
Berdasarkan pengalamannya sebagai aparatur sipil negara (ASN) Sumastro menegaskan masyarakat Kalimantan Barat sangat toleran.
"Karena saya pernah keliling seluruh desa di Kalbar, sejatinya masyarakat Kalbar keseluruhan udah bersikap toleran," tegasnya.
Namun dikarenakan perubahan zaman dan momentum menuju pesta demokrasi 2024, Sumastro berpesan kepada mahasiswa untuk selalu menjaga keharmonisan demokrasi.
Terakhir, Sumastro mengatakan sifat Toleran seperti di Singkawang pasti bisa diterapkan di daerah lain.
"Asalkan ada kemauan kuat untuk mengamalkam tanpa ada perasaan merasa diri lebih ekslusif dibandingkan dengan orang lain," tutupnya. (*)
• Hingga April 2023, Pemerataan Air Bersih Kota Singkawang di Atas 40 Persen
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/fikri-070623-mastro.jpg)