Semburan Lumpur di Mempawah

Semburan Lumpur Mempawah, Diduga Terdapat Kandungan Gas Metan

Ini pertama kali kami ke Mempawah, dan tidak pernah kejadian, sebelumnya belum pernah dengar kalau ada gas metan nya dibawah tanah

|
Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Enro
Semburan lumpur di Pondok Pesantren Nurul Alamiyah, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Kalbar, senin 8 mei 2023 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Semburan lumpur di Pondok Pesantren Nurul Alamiyah, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Kalbar, pada Senin 8 mei 2023 siang mengegerkan warga.

Semburan lumpur itu, diketahui bermula dari proses pembuatan sumur bor.

Yudo Dwi Hariadi, Penanggung jawab lapangan tim Solusi Air Borneo, pihak yang membuat sumur bor di Pondok menyampaikan bahwa sumur bor yang akan dibuat di Pondok merupakan program wakaf sumur bor pihaknya.

Dalam beberapa tahun terakhir, pihaknya telah membuatkan sumur bor di 54 Pondok di Pontianak dan Kubu Raya, dari jumlah tersebut tidak ada satupun yang terjadi semburan lumpur.

Yudo menjelaskan, sebelum melakukan pengeboran hari ini, pihaknya telah melakukan survei lokasi dan sebagainya.

Baca juga: Semburan Lumpur Mempawah, Pimpinan Pondok Pesantren Akui Bukan Kali Pertama

Namun tidak ada yang menginformasikan dibawah tanah kawasan ini diduga terdapat gas metan.

Barulah, setelah terjadi semburan, ada yang menginformasikan diduga terdapat kandungan gas metan dibawah tanah kawasan tersebut yang membuatnya terjadi semburan.

"Ini pertama kali kami ke Mempawah, dan tidak pernah kejadian, sebelumnya belum pernah dengar kalau ada gas metan nya dibawah tanah. Dan setelah kejadian ini baru kita tau, kalau ada gas metannya. Sebelum kami datang sudah nanya - nanya, survei segala macam, langsung kami lanjutkan ke pengerjaan," katanya.

Proses pembuatan sumur bor di lokasi ini ia menjelaskan menggunakan pipa biasa berukuran 3/4 dengan cara manual, tidak menggunakan mesin drilling, dengan 4 pekerja.

Saat awal proses pengerjaan, menurutnya semua berjalan normal.

Lalu, saat kedalaman 40 meter, pasir dari dalam tanah naik ke atas mendorong media yang ada diatas, kemudian terdapat semburan gas berbau menyengat, tidak lama terjadilah semburan lumpur.

"Semburannya tidak langsung, perlahan, awalnya kecil lalu membesar, saat mulai membesar kita menyelamatkan diri semua," jelasnya. (*)

BREAKING NEWS - Geger, Semburan Lumpur Muncul di Kawasan Pontren Nurul Amaliyah Wajok Hilir Mempawah

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved