Semburan Lumpur di Mempawah

Semburan Lumpur Mempawah, BPBD Kalbar Lakukan Koordinasi Terkait Potensi Kandungan Gas Alam

BPBD Provinsi Kalbar sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mempawah untuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/BPBD Provinsi
Kondisi barang-barang Pondok Pesantren Nurul Alamiyah Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah yang diamankan dari semburan lumpur, Senin 8 Mei 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - BPBD Provinsi Kalimantan Barat langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi dari warga bahwa telah terjadi semburan lumpur di kompleks Pondok Pesantren Nurul Alamiyah Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah pada pukul 13.30 Wib, Senin 8 Mei 2023.

Ketua Satgas Informasi Bencana Provinsi Kalbar, Daniel menyampaikan bahwa pada pukul 14.30 WIB, TRC BPBD Provinsi Kalbar dipimpin oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik turun ke lokasi dalam rangka melakukan asesmen terhadap kejadian.

Ia mengatakan bahwa Pondok Pesantren ini memiliki 400 orang santri yang tinggal di asrama tersebut. Sehingga memerlukan sumber air untuk keperluan sehari-hari di Pondok Pesantren. Maka dari itu, pihak pondok membuat sumur bor.

“Setelah pekerja membuat sumur bor dengan kedalaman 40 meter, terjadilah semburan lumpur, dan ini adalah kejadian untuk yang kedua kalinya,” ujar Daniel.

Dari kejadian ini, dikatakannya terdampak 1 unit bangunan laboratorium berserta isinya ( Komputer, meja dan kursi, serta dokumen ) yang rusak akibat semburan lumpur, dan bangunan laboratorium berpotensi miring (rusak berat ), dan pada kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Baca juga: Semburan Lumpur Mempawah, Diduga Terdapat Kandungan Gas Metan

BPBD Provinsi Kalbar sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mempawah untuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengetahui apakah di area pondok ini ada potensi gas alam atau tidak.

“Kita juga sudah memberikan arahan kepada pihak pondok melalui RT setempat, apabila semburan ini muncul lagi dalam intensitas yang lama supaya penghuni pondok dapat diungsikan ke tempat yang aman, dan segera berkoordinasi dengan pihak pemerintah Desa dan Kecamatan,” pungkasnya. (*)

Semburan Lumpur Mempawah, Pimpinan Pondok Pesantren Akui Bukan Kali Pertama

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved