Kapal Pelni Sering Kandas di Sungai Kapuas, Ini Penyebabnya

Kandasnya kapal penumpang milik PT Pelni tersebut terjadi hampir setiap tahun.

Pelni
Kapal Laut Milik Pelni. 

"Kalau mudik ke hulu dengan bawaan 150 ton butuh waktu seminggu baru sampai karena air dangkal. Cuman kalau turun ke Pontianak kan kosong muatan jadi bisa 3 hari 3 malam," paparnya.

Nahkoda Kapal Bandong Keluhkan Kedangkalan Sungai di Tiga Kabupaten Hulu Sungai Kapuas

Ia berharap agar Pemerintah segera menyelesaikan masalah pendangkalan sungai tersebut.

"Berharap Sungai didalamkan lagi bang agar kami tidak kesusahan cari jalur dan bisa bawa muatan banyak, apalagi yang kami angkut kebutuhan pokok masyarakat" tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, menegaskan masalah bencana banjir yang terjadi hampir setiap tahunnya di beberapa wilayah di Provinsi Kalbar karena dampak tidak dilakukannya pengerukan Sungai Kapuas. Bahkan dikatakannya pengerukan Sungai Kapuas ini sudah tidak pernah dilakukan lagi selama hampir 5 tahun terakhir.

“Banjir di Kalbar tidak usah banyak cerita. Masalah ini terjadi karena pengerukan Sungai Kapuas yang tak dilakukan sudah lebih dari 5 tahun,” kata Sutarmidji usai membuka acara upaya pencegahan dan penangngulangan Karhutla di Provinsi Kalbar tahun 2023, berlangsung di Balai Petitih Kantor Gubernur, Rabu 1 Maret 2023.

Sutarmidji mengatakan masalah pengerukan Sungai Kapuas ini menjadi urusan Kemenhub, tapi tak jarang nanti akan saling lempar ke Kementrian PUPR. Hal itu sering terjadi begitu saja dan terus menerus.

Midji mengatakan biasanya setiap ada pengerukan Sungai Kapuas, dengan kedalamannya mencapai 7 meter.

“Nah sekarang kedalamannya 4,6 meter. Itu artinya 2,5 meter sudah (dangkal). Nah air ini kan tempatnya di sungai, artinya kalau sudah dangkal 2,5 meter berarti air ini lari ke darat,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved