UMP Kalbar 2023

UMP Kalbar 2023 Naik, Berikut Perhitungannya

Pada tahun 2023 nanti ada kenaikan UMP sebesar Rp.174.273,56 atau 7,16% dibanding UMP Kalbar Tahun 2022 Rp 2.434.328,19.

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Try Juliansyah
Tribunpontianak/Muhammad Firdaus
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Barat, Manto saat ditemui pada Selasa 1 November 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Atas rekomendasi Dewan Pengupahan, Gubernur telah menetapkan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) Kalimantan Barat Tahun 2023 sebesar Rp. 2.608.601,75 dengan SK Gubernur Kalimantan Barat Nomor 1359/DISNAKERTRANS/2022. Senin, 28 November 2022.

Pada tahun 2023 nanti ada kenaikan UMP sebesar Rp.174.273,56 atau 7,16 persen dibanding UMP Kalbar Tahun 2022 Rp 2.434.328,19.

Dewan pengupahan Provinsi Kalbar beranggotakan unsur pemerintah, unsur serikat pekerja/serikat buruh, unsur asosiasi pengusaha dan akademisi, pada saat melakukan rapat penyesuaian upah minimum tahun 2023 pada tanggal 21 Nopember 2022 telah berpedoman pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 18 Tahun 2022 dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor BM/360/HI.01.00/XI/2022.

Berdasarkan Surat Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor B-M/360/HI.01.00/XI/2022 tanggal 11 November 2022 perihal penyampaian data perekonomian dan ketenagakerjaan dalam penetapan upah minimumtahun 2023 diperoleh untuk provinsi Kalbar: data pertumbuhan ekonomi 4,83% (PDRB TW IV + Kuartal I, II dan III 2022), inflasi 5,71% (Sept 2021 s/d Sept 2022).

BREAKING NEWS - Gubernur Sutarmidji Tetapkan UMP Kalbar 2023 Rp 2.608.601,75

Baca juga: UMP Kalbar 2023 Naik 7,16 Persen Berlaku 1 Januari 2023, Berikut Besarannya

Data yang dijadikan pedoman perhitungan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI tersebut berasal dari Badan Pusat Statistik.

Kebijakan pengupahan merupakan bagian dari program strategis nasional, oleh karenanya Pemerintah Daerah dalam melaksanakan kebijakan pengupahan wajib mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat.

Sebagaimana halnya regulasi tahun lalu, Gubernur hanya menetapkan Upah Minimum Provinsi dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Gubernur tidak boleh lagi menetapkan Upah Minimum Sektoral.

Khusus untuk penetapan Upah Minimum Tahun 2023, rumusan formula penyesuaian upah minimum yang dipergunakan berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

UMP Tahun 2023 yang telah ditetapkan Gubernur ini mulai berlaku tanggal 1 Januari 2023, terkait dengan UMK Tahun 2023, akan ditetapkan oleh Gubernur paling lambat tanggal 7 Desember 2022 dengan ketentuan:

Perhitungan UMK dilakukan oleh Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota dan harus mengacu pada rumusan perhitungan upah minimum yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapam Upah Minimum Tahun 2023 dan SE Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor B-M/360/HI.01.00/XI/2022.

Dalam perhitungan UMK, angka pertumbuhan ekonomi menggunakan angka pertumbuhan ekonomi masing-masing daerah dan untuk angka inflasi yang digunakan adalah angka inflasi Provinsi Kalimantan Barat.

Besaran UMK yang direkomendasikan oleh Bupati/Walikota se-Kalimantan Barat kepada Gubernur Kalimantan Barat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar harus lebih tinggi dari UMP yang telah ditetapkan Gubernur dengan SK Gubernur Kalimantan Barat Nomor 1359/DISNAKERTRANS/2022.

Jika dalam perhitungan UMK didapatkan besaran UMK Tahun 2023 lebih kecil dari UMK tahun berjalan (2022) maka Bupati/Walikota merekomendasikan kepada Gubernur untuk menetapkan besaran UMK Tahun 2022 menjadi UMK Tahun 2023.

Perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari UMK yang telah ditetapkan, maka pengusaha pada perusahaan tersebut dilarang mengurangi atau menurunkan upah sebagaimana diamanatkan dalam ketentuan Pasal 83 PP Nomor 36 Tahun 2021.

"Diharapkan semua pihak dapat menerima dan mematuhi UMP yang telah ditetapkan Gubernur Kalimantan Barat ini," ucap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Manto. Drs. H. Manto, M.Si. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved