Pola Hidup Sehat

Mengenal Penyakit Diabetes Melitus, dan Cara yang Tepat Mengobatinya

Begitu terdapat gejala seperti lemas ataupun seperti gejala yang disebutkan sebelumnya, periksakan segera diri Anda ke dokter upaya menghindari diabet

hellosehat.com
Bukan hanya satu tes yang bisa dilakukan akan tetapi beberapa tes bisa menentukan tingkat gula dalam darah Anda. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hal utama yang harus diperhatikan jika tidak ingin terkena penyakit berbahaya ialah dengan memperhatikan pola makan dan hidup yang sehat.

Seseorang yang terkena diabetes melitus biasanya karena berbagai faktor, terutama penyakit keturunan.

Untuk menghindari penyakit diabetes, ada baiknya kita selalu menjaga kadar gula darah teta stabil dan memperhatikan jumlah kalori yang kita makan dalam sehari-hari.

Sebagai bagian dari ikhtiar tetap sehat, mencegah dan mendeteksi diabetes sejak dini adalah hal utama.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PENYAKIT DIABETES MELITUS ?

Dikutip tribunpontianak.co.id dari laman resmi P2PTM.kemkes.go.id , Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin.

Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin (WHO, 1999).

Tahukah Kamu, Manfaat Apel untuk Ketiak Hitam dan Diabetes?

TANDA ATAU GEJALA APA SAJA YANG PERLU DIKETAHUI ?

Diabetes seringkali muncul tanpa gejala. Namun demikian ada beberapa gejala yang harus diwaspadai sebagai syarat kemungkinan diabetes.

Gejala tipikal yang sering dirasakan penderita diabetes antara lain Poliuria (sering buang air kecil), Polidipsia (sering haus), dan Polifagia (banyak makan/ mudah lapar).

Selain itu sering pula muncul keluhan penglihatan kabur, koordinasi gerak anggota tubuh terganggu, kesemutan pada tangan atau kaki, timbul gatal-gatal yang seringkali sangat mengganggu (pruritus), dan berat badan menurun tanpa sebab yang jelas.

Pada DM Tipe I gejala klasik yang umum dikeluhkan adalah poliuria, polidipsia, polifagia, penurunan berat badan, cepat merasa lelah (fatigue), iritabilitas, dan pruritus (gatal-gatal pada kulit).

Pada DM Tipe 2 gejala yang dikeluhkan umumnya hampir tidak ada. DM Tipe 2 seringkali muncul tanpa diketahui, dan penanganan baru dimulai beberapa tahun kemudian ketika penyakit sudah berkembang dan komplikasi sudah terjadi.

Penderita DM Tipe 2 umumnya lebih mudah terkena infeksi, sukar sembuh dari luka, daya penglihatan makin buruk, dan umumnya menderita hipertensi, hiperlipidemia, obesitas, dan juga komplikasi pada pembuluh darah dan syaraf.

Manfaat Sinar Matahari Baik untuk Mencegah Diabetes dan 8 Penyakit Lain Berikut Ini

APA PENYEBAB PENYAKIT DIABETES MELITUS ?

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved