Pemilu 2024

Tahapan Pemilu 2024, Partai Pandai Sebut Jaringan dan Sistem KPU Overload Saat Masa Pendaftaran

Pada sidang tersebut partai Pandai mengklaim sistem informasi partai politik (sipol) KPU sering mengalami eror dengan menghadirkan tiga saksi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Partai Negeri Daulat menyampaikan pokok laporan terhadap terlapor ( KPU ), dengan agenda pembacaan pembuktian dalam sidang yang digelar di Bawaslu, pada sidang ini Partai Pandai menghadirkan tiga saksi ahli untuk pembuktian. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Partai Negeri Daulat ( Pandai ) Melalui kuasa hukumya membeberkan beberapa masalah sistem terkait saat masa pendaftaran Partai Pandai di KPU, masalah jaringan dan sistem menjadi pokok bahasan dalam sidang di Bawaslu yang digelar pada Rabu 7 September 2022 dengan agenda mendengarkan pembuktian pelapor ( Partai Pandai ).

Sidang dipimpin oleh Anggota Bawaslu RI Puadi sebagai Ketua Majelis Pemeriksa dengan diwali pengesahan alat bukti pelapor.

Pada sidang tersebut partai Pandai mengklaim sistem informasi Partai Politik (sipol) KPU sering mengalami eror dengan menghadirkan tiga saksi.

"Pada menjelang Minggu kedua pendaftaran, beberapa teman mengalami hal yang sama yakni error 502, ini hal lumrah tapi mengganggu di proses penginputan data, Ketika semua yang kita jalankan sesuai prosedur harusnya selesai, ternyata masih juga, jam menjelang magrib sampai malam selalu gateaway 502," kata saksi pertama Muhammad Najib selaku koordinator IT Partai Pandai.

Najib mengatakan sistem yang eror tersebut diduga karena server KPU yang overload. Selain itu, juga adanya masalah timeout, di mana hal itu diduga mengganggu proses pendaftaran.

"Indikasinya kemungkinan server di KPU ini overload, karena traffic semakin banyak," katanya.

"Ternyata juga ada lagi yang namanya timeout, jadi ketika sudah menginventarisir data-data, ketika diupload itu timeout. Pas diupload keluar lagi, keluar lagi. Timeout ini mungkin memang dibuat, tapi untuk sistem ini (Sipol) kurang tepat," sambungnya.

Tahapan Pemilu 2024, Belum Tentukan Koalisi, Herzaky : Demokrat Kini lebih Intens ke NasDem dan PKS

Saksi kedua, Indra, saksi yang ikut dalam pendaftaran Pandai ke KPU mengatakan pada saat penginputan data selalu terjadi timeout dan eror. Dia menyebut hal itu terjadi setiap hari.

"Dari mulai saya ditugaskan menginput data, hal itu (timeout dan 502) itu setiap hari selalu terjadi. Gateaway dan timeout itu sering terjadi," katanya.

Sementara itu, saksi ketiga, Risno Mukaram sebagai koordinator wilayah Maluku dan koordinator tim IT mengatakan terdapat masalah lain, selain timeout dan gateway. Dia menyebut gangguan internet menjadi kendala dalam pendaftaran pemilu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved