Upaya Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku Memastikan Hewan Ternak Sehat di Kalbar

Dalam upaya pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) dirikan Posko Satgas PMK

Dok. Polres Ketapang
Personel jajaran Polres Ketapang Polda Kalbar yang tergabung didalam Satuan Tugas Operasi Aman Nusa Pencegahan PMK melaksanakan pemantauan pelaksanaan pemotongan hewan qurban di beberapa lokasi pemotongan hewan qurban di wilayah Kecamatan Delta Pawan, Minggu 10 Juli 2022, sekira pukul 09.00 wib. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam upaya pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Desa Sukamaju Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang, Kapolsek Muara Pawan IPDA Arifianto  S.H., M.H., bersama Bhabinkamtibmas Briptu Beni, Kepala Desa Sukamaju Yusuf, S.Ap., serta Bersama Babinsa Serda Saiful mendirikan Posko Satgas PMK, Senin 11 Juli 2022.

Kapolsek Muara Pawan IPDA Arifianto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa didirikannya posko Satgas pencegahan PMK ini adalah salah satu upaya Polsek Muara Pawan bersama perangkat Desa Sukamaju untuk menghilangkan potensi penyebaran penyakit mulut dan kuku di wilayah Desa Suka Maju.

“ Tidak hanya mendirikan Posko saja, kami juga dari seminggu yang lalu, Bersama petugas penyuluhan dari Dinas Peternakan sudah melakukan tracing melalui pengecekan dan pemeriksaan di beberapa kendang ternak milik warga desa untuk memastikan status kesehatan hewan ternak milik warga,” ujar Arifianto.

Personel Gabungan Ops Aman Nusa II Polda Kalbar Semprotkan Disinfektan untuk Pencegahan PMK

Lebih jauh disampaikannya, dari beberapa kali pengecekan hewan ternak milik warga, didapatkan sekitar 2 ekor sapi di Desa Sukamaju yang mengalami sakit dan memiliki gejala penyakit mulut dan kuku, dan hal ini sudah di tindak lanjuti oleh Kapolsek dan Bhabinkamtibmas dengan melaporkannya ke Dinas Peternakan untuk diambil penanganan medis.

“Melalui disiapkannya posko PMK di Desa Sukamaju ini, kita harapkan kegiatan koordinasi, kegiatan pemantauan dan pengecekan serta kegiatan evaluasi dapat terkoordinir serta para petugas satgas PMK baik dari Kepolisian, dari rekan Kodim, dari Dinas Peternakan serta dari perangkat Desa Sukamaju dapat memanfaatkan ruang posko untuk persiapan pelaksanaan pencegahan maupun penanganan PMK ” jelas Arifianto.

Kapolsek menambahkan sampai hari ini pihaknya terus mendatakan keseluruhan jumlah hewan ternak di Desa Sukamaju serta melakukan pemeriksaan kesehatan kepada hewan ternak untuk memastikan data hewan yang sehat serta hewan ternak yang mengalami sakit.

Polres Kayong Utara melakukan antisipasi dan pencegahan merebaknya wabah penyakit Mulut dan Kuku ( PMK ) dengan memberikan penyemprotan cairan pembunuh virus atau disinfektan, Kamis 11 Juli 2022.

Pantau Pemotongan Hewan Qurban, Satgas Ops Aman Nusa Polres Ketapang Pastikan Hewan Qurban Bebas PMK

Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Hidayat, S.H., S.I.K, melalui Kabagops AKP Bambang Prihono dan Kapolsek Sukadana Iptu Mulyadi mengatakan Sebelum dilaksanakan penyemprotan diberikan pemahaman/pencerahan oleh KabagOps Polres Kayong Utara AKP Bambang Prihono kepada pemilik kandang hewan sapi di Kecamatan Sukadana Dusun tambak Rawang yaitu langkah-langkah menghadapi wabah penyakit PMK yang menyerang hewan ternak, para peternak hewan paham dan mengerti ciri-ciri hewan yang terjangkit penyakit PMK.

Selain penyemprotan disinfektan, pemberian vitamin juga sangat diperlukan untuk menjaga kondisi sapi agar sehat dan tidak mudah tertular virus PMK yang kini sedang mewabah.

"Kami juga menyarankan pada Pemiliki kandang sapi agar supaya selalu menjaga kebersihan kandang untuk mencegah virus PMK" ujar AKP Bambang Prihono selaku KabagOps Polres Kayong Utara.

Meski PMK Sedang Mewabah, Peningkatan Hewan Kurban dari Tahun 2021 Mencapai Lima Persen

Iptu Mulyadi selaku Kapolsek Sukadana juga menerangkan bahwa penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak ini memang jenis penyakit menular yang jika tidak segera dilakukan penanganan akan mengakibatkan kerugian bagi warga pemilik hewan ternak.

"PMK bisa disembuhkan jika ditangani oleh secara cepat dan tepat. PMK tidak menular kepada manusia. Jadi warga jangan panik", tegas AKP Bambang Prihono.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved