Meski PMK Sedang Mewabah, Peningkatan Hewan Kurban dari Tahun 2021 Mencapai Lima Persen

kenaikan jumlah hewan kurban yang dipotong minimal 5 persen yakni total 13.575 ekor

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Pendam XII Tanjungpura
Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Sulaiman Agusto menyerahkan secara simbolis dan menyaksikan pelaksanaan kurban di Makodam XII Tanjungpura pada Minggu 10 Juli 2022.(Pendam XII Tanjungpura) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Kadisbunnak) Provinsi Kalbar, Muhammad Munsif mengatakan jumlah hewan kurban tahun 2022 terjadi kenaikan 5 persen dibandingkan 2021 lalu.

Tahun 2021 jumlah hewan kurban sapi yang tercatat dipotong di seluruh TPH se-Kalbar sebanyak 12.929 ekor terdiri dari sapi 7.809 ekor, kambing 5.111 ekor dan domba 9 ekor.

"Untuk tahun 2022 atau 1443 H meskipun di Kalbar tengah terjadi wabah penyakit mulut dan kuku ( PMK ), namun antusias umat muslim diperkirakan terus meningkat sehingga akan ada kenaikan jumlah hewan kurban yang dipotong minimal 5 persen yakni total 13.575 ekor terdiri dari sapi 8.199 ekor, kambing 5.366 ekor dan domba 10 ekor," ujar Munsif, Minggu 10 Juli 2022.

Munsif sejak hari pertama Idul Adha 1443 H yang jatuh tanggal 9 Juli 2022 dan dirayakan oleh sebagian umat muslim Muhammadiyah melakukan supervisi dan monitoring langsung ke lokasi TPH sekaligus berbincang dengan panitia kurban serta para petugas Tim Pengawasan Pemotongan.

Pada 9 Juli kemarin kata Munsif hanya beberapa titik TPH yang menyelenggarakan pemotongan hewan kurban. Salah satunya TPH di Kompleks Universitas Muhamadiyah Pontianak yang memotong 4 ekor sapi lokal dari ras sapi madura.

Usai Laksanakan Salat Idul Adha, Sutarmidji Resmikan Gedung Baru di Yayasan Pendidikan Mujahidin

"Tim melaporkan berdasarkan hasil pemeriksaan antemortem kondisi fisik hewan yang sudah kami awasi pada 9 Juli dan 10 Juli dinyatakan sehat, tidak cacat, cukup umur, bebas PMK sehingga memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Sedangkan hasil postmortem pada bagian daging dan organ dalamnya kondisinya memenuhi kriteria ASUH (aman, sehat, utuh dan halal) untuk dikomsumsi manusia," ujarnya

Turut semarakkan perayaan hari raya Idul Adha 1443 H/2022 M, Kodam XII Tanjungpura melaksanakan kurban sebanyak 16 ekor pada Minggu 10 Juli 2022.

Pelaksanaan kurban, langsung diikuti Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto yang menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada Kabintaljarahdam XII/Tpr, Kolonel Inf Heru Kuntjoro Pribadi selaku Ketua Panitia Perayaan Idul Adha 1443 Hi/2022 M Kodam XII/Tpr.

Penyerahan hewan kurban yang terdiri 11 ekor sapi dan 5 ekor kambing kepada panitia di lakukan usai pelaksanaan salat Idul Adha di Makodam XII/Tanjungpura.

Dalam kesempatan tersebut Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Sulaiman Agusto menyerahkan langsung secara simbolis ke 16 ekor hewan kurban kepada panitia 16 ekor.

Perbedaan Idul Adha 1443 Hijriah, Kepala Kemenag Mempawah: Jangan Dijadikan Perselisihan Antara Umat

Hewan kurban tersebut berasal dari Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Sulaiman Agusto dan juga yang berhasil dikumpulkan oleh panitia dari personel Kodam XII/Tpr dan masyarakat.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto dalam sambutannya mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Adha kepada keluarga besar Kodam XII Tanjungpura dan masyarakat yang merayakan.

"Ada empat makna yang terkandung dalam Idul Adha kali ini. Yaitu pertama, terutama bagi umat Islam dapat mengikuti keimanan Nabi Ibrahim yang patuh dan taat kepada perintah Allah SWT," kata Pangdam Agusto dalam amanat resminya

Kedua, jadilah kita seperti sosok seperti Nabi Ismail yang berani berkorban karena keteguhan iman dan baktinya kepada kedua orangtua.

Ketiga, dianjurkan bagi umat Islam yang mampu menyembelih hewan kurban hendaknya melaksanakan tanpa ragu-ragu tulus dan ikhlas.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved