Breaking News:

Modus Jasa Kencan di Mi Chat, Komplotan Rampok Diringkus Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak

L melaporkan bahwa dirinya telah menjadi korban perampokan di salah satu kamar hotel yang berada di jalan Gajah Mada Pontianak.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/File Polresta Pontianak
Tersangka dan barang bukti komplotan perampok bermodus Jasa Kencan melalui aplikasi Mi Chat di Kota Pontianak yang diamankan Satreskrim Polresta Pontianak. File Polresta Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak meringkus 2 pria yang merupakan komplotan pelaku perampokan bermodus jasa kencan.

Dua tersangka yang diamankan ialah SS ( 23) dan IS (20).

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Indra Asrianto meyampaikan bahwa penangkapan kedua tersangka bermua dari laporan seorang korban berinisial L (24) pada jumat 7 Januari 2022 malam.

L melaporkan bahwa dirinya telah menjadi korban perampokan di salah satu kamar hotel yang berada di jalan Gajah Mada Pontianak, Kalimantan Barat.

Izin Konsesi Kawasan Hutan 11 Perusahaan di Kalbar Dicabut, 15 Perusahaan Dievaluasi 

Saat itu, dirinya hendak berkencan dengan seorang wanita yang ia pesan melalui apkikasi Mi Chat, namun sesampaikan di kamar hotel yang dijanjikan, ia malah disambut oleh 3 pria bersenjata tajam dikamar itu, walaupun sang wanita juga ada di dalam kamar.

"saat itu, si korban diancam oleh para pria dengan menggunakan senjata tajam jenis klewang untuk menyerahkan uang miliknya,'' ujar Kompol Indra, Sabtu 8 Januari 2022.

Setelah menyerahkan uang senilai 900 ribu rupiah kepada para pelaku, iapun dibiarkan pergi begitu saja, dan tidak jadi kencan bersama wanita yang sudah ia pesan.

Atas hal itu iapun langsung melapor ke Polresta Pontianak.

Menerima laporan korban, tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak pun langsung bergerak menuju lokasi kejadian, dan di hotel tersebut petugas berhasil mengamankan IS dan SS.

Saat introgasi keduanya mengaku telah merampok uang korban, SS bertugas mengancam korban dengan klewang, dan IS memukul korban.

Saat ini, kedua tersangka dan barang bukti senjata tajam jenis klewang sudah diamankan di Polresta Pontianak guna proses hukum lebih lanjut, sementara si wanita masih dalam pemeriksaan sebagai saksi.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 365 KUHP yakni pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved