Gubernur Khawatir Jalur Tikus, Siagakan Mobile PCR Bantuan Kemendagri Perkuat Pelacakan di Aruk

Mobil ini memang khusus diperuntukkan di perbatasan Aruk dalam rangka antisipasi masuknya PMI yang positif

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/Adpim Pemprov Kalbar
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyerahkan langsung bantuan Mobile Lab PCR kepada Pemkab Sambas yang diserahkan kepada Wakil Bupati Sambas di Halaman Kantor Gubernur Kalbar,Selasa 14 Desember 2021 

Sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron di Kalbar, Kementerian Kesehatan telah mengirimkan 1.000 reagen khusus untuk mendeteksi varian baru tersebut ke Laboratorium Untan.

Kadiskes Kalbar Harisson mengatakan dengan bantuan tersebut diharapkan Kalbar dapat cepat mengetahui atau mendeteksi jika memang ada ditemukan varian Omicron dari kasus konfirmasi atau kasus positif yang telah ditemukan.

Polres Sambas Bersama Polsek Semparuk Gelar Vaksin Covid-19 di Desa Seburing Kecamatan Semparuk

Ia mengatakan, biasanya untuk mengetahui apakah ditemukan varian baru pada kasus positif, perlu dilakukan pengiriman sampel ke Jakarta untuk dilakukan whole genom sequencing.
“Jadi kalau selama ini kasus-kasus positif terutama kasus positif dari PMI kami harus kirim ke Jakarta untuk diteliti apakah ini varian Omicron atau varian of concent yang lain. Sekarang kita sudah bisa melakukan sendiri di Lab Untan,”ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalbar dan Kemendagri atas bantuan Mobile Lab PCR yang telah diberikan kepada Kabupaten Sambas.

“Kita berharap ke depan bisa mempermudah penangangan Covid-19 di Sambas, terutama di PLBN Aruk dengan harapan bisa memaksimalkan penanganan Covid-19 di sana,” ungkapnya.

Ia mengatakan sejauh ini lalu lintas yang terpantau melalui perbatasan masih rendah seperti para PMI yang pulang. “Aktivitas lalu lintas di perbatasan seperti PMI yang pulang dan selain itu juga pemerintah juga masih memberlakukan pembatasan keluar masuk orang lewat PLBN selain PMI,” katanya.

Satu di antara warga Kabupaten Sambas, Azrul, menilai positif bantuan Mobile Lab PCR yang diberikan Kemendagri untuk Kabupaten Sambas. “Bagus dan baik dengan adanya bantuan Mobile Lab PCR. Tentu membantu masyarakat dalam mempercepat tes PCR karena hasil negatif tes PCR akan berguna bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan ke mana pun,” katanya.

Azrul warga yang berasal dari Desa Mentibar, Kecamatan Paloh itu berharap manfaat dari Mobile Lab PCR tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat secara merata.

“Merata, dalam artian manfaatnya dapat menyentuh masyarakat kalangan bawah. Sehingga layanan tes PCR tidak hanya dapat diakses di rumah sakit daerah /RSUD,” jelasnya.

Menurut Azrul, layanan tes PCR di Kabupaten Sambas hanya tersedia di RSUD. “Kalau di daerah Sambas layanan tes PCR hanya ada di RSUD,” katanya.

Maka diharapkan adanya Mobile Lab PCR mempermudah masyarakat. “Kami selaku masyarakat sangat berterima kasih kepada Mendagri dan Gubernur Kalbar,” jelasnya.

Ia pun berharap bantuan tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan masyarakat dari bawah hingga menengah ke atas. Sebab saat ini sulit mengakses tes PCR, terutama bagi masyarakat dari daerah pedalaman.

“Tes ke Sambas bagi masyarakat dari daerah pedalaman seperti Kecamatan Paloh, kan jauh termasuk daerah pedalaman sehingga harus ke Sambas untuk tes PCR-nya,” ujarnya.

[Update Berita seputar PCR di Kalbar]

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved