PLN Sigap Lakukan Pemulihan, 91 Persen Rumah Warga Terdampak Banjir Kembali Nikmati Listrik
Hingga Minggu 21 November 2021 pagi, PLN telah berhasil menyalakan 209 unit gardu distribusi atau 83 persen dari 252 gardu distribusi yang terendam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Beberapa kabupaten di Kalimantan Barat mengalami bencana banjir yang cukup parah.
Bahkan banjir berlangsung nyaris sebulan. Melihat kondisi tersebut, PLN memastikan pekerjanya akan sigap memulihkan gangguan kelistrikan yang terjadi.
General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo, menegaskan agar Pekerja PLN yang bertugas memulihkan kondisi kelistrikan disaat banjir mengutamakan keselamatan warga.
Hal itu ditegaskannya saat melakukan peninjauan lokasi yang terdampak banjir di Kabupaten Sanggau, Melawi, dan Sintang.
Menurutnya, meski kondisi banjir sudah mulai surut, namun aspek keselamatan ketenagalistrikan harus selalu diperhatikan.
"Kami akan segera menormalkan pasokan listrik ke rumah-rumah pelanggan jika kondisi sudah benar-benar kondusif," tegas Ari.
• Founder Galeri Batik Singkawang Akui dengan Listrik Pembatik Makin Produktif
Dalam kesempatan itu, Ari juga melakukan pengecekan kondisi peralatan yang dimiliki oleh masing-masing unit layanan.
Khususnya di wilayah yang terdampak banjir untuk memastikan kesiapan peralatan PLN.
Dalam mengantisipasi penormalan aliran listrik sebelum dan sesudah bencana banjir.
Diakuinya, masih ada warga yang menggunakan mesin genset saat aliran listrik belum normal.
Hal tersebut menurutnya sangat berisiko terhadap keselamatan jiwa warga sendiri.
"Saya minta seluruh petugas dilapangan harus selalu memonitor kondis air, jangan hanya pakai perkiraan saja,” ujarnya.
• Gubernur Sutarmidji Serahkan Bantuan Secara Simbolis Kepada Korban Terdampak Banjir di Sanggau
Oleh karena bisa saja hari ini debit air turun, listrik dinyalakan, ternyata keesokan harinya debit air naik lagi.
“Maka dari itu, pastikan dulu kondisi benar-benar aman untuk memasukkan aliran listrik," tutur Ari.
Hingga Minggu 21 November 2021 pagi, PLN telah berhasil menyalakan 209 unit gardu distribusi atau 83 persen dari 252 gardu distribusi yang terendam banjir.