Breaking News:

Buka Musda Ke-V DPD PPDI Kalbar, Gubernur Sutarmidji : Organisasi Harus Miliki Program yang Rasional

“Kita juga mengajak masyarakat , untuk mensupport kegiatan usaha mereka yang harus dikembangkan dan harus melihat peluang juga,”jelasnya.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji memberikan sambutan dan membuka Musda Ke-V DPD Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalbar secara Virtual, bertempat di Ruang DAR Kantor Gubernur, Kamis 7 Oktober 2021.// Anggita Putri 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji memberikan sambutan dan membuka Musda Ke-V DPD Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalbar secara Virtual, bertempat di Ruang DAR Kantor Gubernur, Kamis 7 Oktober 2021.

Usai membuka acara tersebut, Gubernur Sutarmidji menginginkan sebuah organisasi mempunyai program yang yang rasional dan bermanfaat bagi anggota organisasi tersebut.

“Kalau dari biaya saja tak rasional saya tidak akan merespon karena contoh anggaran dibuat sampai Rp 100 juta, padahal Rp 20 juta saja sudah bagus. Kalau seperti ini saya akan tolak,”tegasnya.

Ia menginginkan program yang disusun betul- betul rasional dan terperinci dengan baik dan bermanfaat untuk organisasi maupun anggota.

Empat SMA di Pontianak 10 Besar UTBK Tertinggi di Kalimantan, Setiap Kepsek Terus Lakukan Perbaikan

“Sama juga seperti PPDI kalau yang seperti kita tidak boleh jadi ketua. Dimana Ketua PPDI harus dari anggota PPDI,”ujarnya.

Pendampingan boleh dilakukan misalnya untuk pengembangan perekonomian anggota yang bisa mengambil pelatihan mendatangkan dari Fakultas Ekonomi.

“Misalnya juga mencari siapa yang jadi bapak Asuh bisa saja dari Bank Indonesia atau lainnya. Sehingga pengurus bisa mengimpelentasi program yang bermanfaat untuk anggotanya,”jelasnya.

Dikatakannya sebenarnya banyak yang bisa dilakukan seperti program CSR. Ia mencotohkan ada Anggota PPDI yang tunga runga dimana fisiknya bagus, bisa dilatih servis ac atau jadi satpam.

“Kita juga mengajak masyarakat , untuk mensupport kegiatan usaha mereka yang harus dikembangkan dan harus melihat peluang juga,”jelasnya.

Selain itu dikatakannya peluang PNS jugasudah ada kuotanya, begitu juga untuk akses permodalan di Bank Kalbar untuk usaha Mikro sebesar Rp 5 juta juga bisa diikuti. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved