Breaking News:

Kejati Kalbar dan Kejari Mempawah Teken MoU bersama Pemkab Kubu Raya Bidang Perdata dan TUN

Dr. Masyhudi menyampaikan banyak hal yang menguntungkan dari jalinan kerja sama antara Kejaksaan dan Pemerintah daerah ini.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Foto bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Kejari Mempawah dan Jajaran serta Bupati Kubu Raya dan jajarannya Setelah penandatanganan MoU ( Memorandum of Understanding) pada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara , Rabu 15 September 2021. Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dan Kejaksaan Negeri Mempawah menandatangai nota kesepahaman perjanjian kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) pada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Rabu 15 September 2021.

Bertempat di lantai 4 Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Baat, Penandatanganan MoU ini di hadiri langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr. Maasyhudi, beserta jajaran dan Kepala kejaksaan Negeri Mempawah Didik Adyotomo SH, MH, serta Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan dan Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo.

Kepala Kejaksaan Tinggi kalbar Dr. Masyhudi menyampaikan banyak hal yang menguntungkan dari jalinan kerja sama antara Kejaksaan dan Pemerintah daerah ini.

Selain Kejaksaan sebagai institusi penegakan hukum, Masyhudi menjelaskan Kejaksaan juga memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan pendampingan hukum terhadap masyarakat juga kepada Pemerintah Daerah.

Kejaksaan Negeri se-Kalbar Teken MoU Dengan BPJS Ketenagakerjaan Bidang Perdata dan TUN

"intinya dengan kerja sama ini, kita mengoptimalkan peran dari jaksa yang merupakan pengacara negara untuk membantu pemerintah daerah dan juga masyarakat,''ujarnya.

Masyhudi berharap, ini bukan hanya sekedar menjadi MoU, namun juga dapat membantu menyelesaikan permasalahan Perdata dan Tata Usaha Negara yang di hadapi oleh Pemda,

Selain itu, dengan adanya MoU ini, juga diharap dapat sekaligus dapat mencegah terjadinya tindakan korupsi.

"Saat mereka (pemda) ada ragu - ragu terhadap sesuatu hal, termasuk pelaksanaan proyek - proyek dia akan bertanya berkonsultasi ke Kejaksaan, Inshaa Allah dengan Mou ini dapat mencegah korupsi, bila mana ada masalah - masalah hukum lain dapat kita bicarakan,"ujarnya.

Kemudian, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan MoU ini merupakan satu diantara sejumlah langkah percepatan pembangunan daerah, dan dalam konteks ini, dikatakan Muda selama ini pihaknya juga kerab berkonsultasi dengan kejaksaan terkait berbagai hal yang menyangkut hukum perdata dan tata usaha negara, dengan MoU ini maka akan lebih memudahkan dan mengoptimalkan pembangunan daerah.

"Dengan adanya MoU ini juga merupakan mitigasi pencegahan korupsi juga, karena banyak hal yang bisa dilihat dan didiskusikan, sehingga bisa mencegah tindakan korupsi, lebih baik kita mencegah, melakukan penguatan - penguatan,"ujarnya.

Saat ini, dikatakan muda masyarakat menginginkan program di berbagai sektor dapat dilaksanakan secara cepat, dan seluruhnya saling bersangkut paut, oleh karenanya Mou ini diharap dapat memberi manfaat bagi masyarakat luas, dan pemerintah daearah dapat terus memperbaiki proses kebijakan dari perencanaan hingga pelaksanaan, sehingga ada transformasi yang baik di dalamnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved