Cegah Kebakaran Lahan, Kapolres Ketapang Bentuk Satgas Karhutla dan Desa Peduli Api

Nantinya masyarakat akan dilibatkan dengan dibentuk Posko Desa Siaga Api di tiap desa.

Editor: Jamadin
Dok. Polres Ketapang
Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, memberi pengarahan, Kamis 2 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG  Polres Ketapang menegaskan keseriusan mencegah terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan ( Karhutla ) di Kabupaten Ketapang.

Hal ini di implementasikan melalui pembentukan Desa Peduli Api yang dilaksanakan di beberapa desa di wilayah Kabupaten Ketapang.

Seperti yang terlihat pada pagi hari ini, Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, S.I.K., M.H., melaksanakan pengukuhan desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan kabupaten ketapang sebagai desa peduli api di halaman kantor Yayasan Internasional Animal Rescue Indonesia ( IARI ) Desa Sungai Awan Kiri, Kamis 02 September 2021, pukul 09.00 wib.

Sesuai pengarahan Presiden RI, Kepolisian di seluruh Indonesia diminta melakukan penanganan serius dan optimal terhadap kebakaran hutan dan lahan, terutama daerah yang rawan Karhutla.

" Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat merupakan salah satu wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, oleh karena itu melalui Operasi Bina Karuna yang sedang berlangsung serta dibentuk nya Desa Sungai Awan Kiri sebagai desa peduli api, mampu memberikan kontribusi positif dalam menanggulangi potensi karhutla di Kabupaten Ketapang," ujar Yani Permana dalam amanat nya.

Stop Karhutla, Bhabinkamtibmas Polsek Nanga Pinoh Gencar Sosialisasikan Maklumat Kapolda

Langkah preventif dan preemtif terang Yani, perlu dilakukan terkait Karhutla. Melalui sinergisitas instansi, Polres Ketapang bersama Kodim 1203 Ketapang, BPBD, dan Manggala Agni serta bersama warga desa peduli api, akan berupaya optimal melalui langkah langkah konkrit untuk bersama mencegah karhutla.

" Kami bekerjasama dengan Dandim. Langkah preemtifnya kami berharap Babinkamtibmas dan Babinsa langsung datang door to door ke rumah warga desa, untuk mengajak dan menyadarkan masyarakat untuk menghindari membuka hutan dan lahan dengan cara membakar," timpalnya.

Nantinya masyarakat akan dilibatkan dengan dibentuk Posko Desa Siaga Api di tiap desa. Di Posko ini selain ada masyarakat desa juga dilengkapi peralatan pendukung.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved