Breaking News

Wakil Bupati Sintang Prihatin Bencana Banjir dan Covid-19 Terjadi Bersamaan

Ratusan rumah terendam, hewan ternak hanyut dan mati, dan ratusan warga dilaporkan mengungsi di Kecamatan Kayan Hilir. Sementara di Kecamatan Kayan Hu

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Warga desa pakak, kecamatan kayan hilir, terdampak banjir mulai mengevakuasi sejumlah perabotan rumah tangga. Tingginya curah hujan di Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, menyebabkan sejumlah desa kebanjiran. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto mengaku prihatin dengan bencana alam banjir yang melanda Kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu, sejak Rabu kemarin.

Ratusan rumah terendam, hewan ternak hanyut dan mati, dan ratusan warga dilaporkan mengungsi di Kecamatan Kayan Hilir. Sementara di Kecamatan Kayan Hulu, dilaporkan debit air mulai berkurang.

Banjir di dua kecamatan tersebut akibat luapan sungai kayan dan sungai tebidah pasca diguyur hujan akibat cuaca ekstream yang melanda sejumlah wilayah.

Puluhan Desa Terdampak Banjir di Kayan Hilir Kabuapten Sintang dan Ratusan Warga Mengungsi

"Kita prihatin dengan situasi ini, covid belum selesai, banjir lagi, habis harta benda masyarakat. Tapi ini anomali cuaca, jadi banyak faktor, lah itu, saya prihatin," kata Sudiyanto, Kamis 15 Juli 2021.

Desa Pakak, dilaporkan paling parah terdampak banjir. Bahkan, banjir tahun ini disebut paling parah dari tahun sebelumnya. Selain itu, longsor juga terjadi di kaki bukit bank.

"Ndak ada ternak yang diselamatkan macam di Pakak, mereka ndak bisa nyelamatkan segala ternak, beras. Mereka kan di dataran rendah, banjir sampai 3 meter katanya, mana bisa mindahkan. Kecuali ke bukit tapi kan jauh. Katanya ini sekarang paling besar banjirnya," ungkap Sudiyanto.

Saat ini, kata Sudiyanto tim BPBD sedang meninjau lokasi banjir untuk melakukan pendataan. Dipastikan dia, pemerintah berupaya membantu meringankan warga terdampak banjir.

"Tetap kita berupaya membantu masyarakat, meringankan bebanya. Tidak hanya pemkab, tapi juga desa hingga kawan-kawan di dewan," katanya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved