Digitalisasi Ekonomi Kreatif dan UMKM Alternatif Pemulihan Ekonomi di Pontianak Pasca COVID Berakhir
Ambruknya UMKM secara luas dapat berdampak kuat pada ekonomi nasional dan prospek pertumbuhan global pada persepsi dan harapan, dan bahkan pada sektor
Melalui teknik reseller oleh para generasi milenial akan bisa menjadi saluran pemasaran yang sangat baik. Hal itu dikarenakan generasi milenial memiliki simpul-simpul pertemanan yang cukup luas. Dengan sinergitas ini diharapkan pemasaran produk UMKM digital akan semakin meningkat.
Teknik reseller ini juga harus melibatkan market place seperti Lazada, Tokopedia, Shopee, maupun market place lainnya. Melalui media pemasaran market place diharapkan semakin membuka peluang produk UMKM dikenal luas oleh warganet.
Metode terakhir yang dapat diterapkan yaitu bekerjasama dengan para warganet terutama generasi Z untuk bisa ikut mempromosikan produk dan jasa UMKM. Metode ini bertujuan menjadikan para warganet milenial untuk bisa memberikan testimoni terhadap produk UMKM melalui media sosialnya masing-masing.
Selanjutnya, testimoni ini disebar di setiap media sosial para warganet masing-masing, sehingga masing-masing media sosial tersebut menjadi salah satu media promosi bagi UMKM. Sebab tanpa sinergisitas antara UMKM dan warganet akan sulit pelaku usaha UMKM untuk bisa menawarkan produknya dengan cepat di media sosial.
• Dewan Ingatkan Penutupan dan Pembatasan Tempat Usaha di Pontianak Berdampak Pada Ekonomi
Oleh sebab, pengetahuan dalam mengenal aktor warganet hingga metode untuk memviralkan wajib diketahui oleh para pelaku UMKM digital agar bisa bersaing. Pengetahuan seperti ini yang perlu didapat oleh para pelaku UMKM melalui pendampingan dan berbagai pelatihan oleh pihak ketiga maupun secara mandiri.
Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah sosialisasi kepada masyarakat mengenai dunia digital dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kegiatan ekonomi. Pemerintah, perguruan tinggi, maupun lembaga lain dapat bertindak sebagai fasilitator dalam memberikan wawasan tambahan kepada masyarakat sehingga tidak ada lagi SDM yang buta akan teknologi.
Dengan meningkatkan SDM di kota Pontianak, secara tidak langsung pihak ketiga telah membantu pelaku UMKM dalam menyelesaikan permasalahan mereka dibidang tenaga ahli. Dengan demikian, bisnis UMKM diharapkan dapat semakin tumbuh pesat sehingga meningkatkan pendapatan bagi pelaku UMKM maupun kota Pontianak. (*)