Dukung PPKM Mikro, Pemprov Kalbar Keluarkan Surat Edaran Pembatasan Kegiatan

Selanjutnya, agar seluruh Kepala Perangkat Daerah dapat mengoptimalkan Satuan Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (COVID-19)

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalbar, Sutarmidji. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengeluarkan surat edaran untuk pembatasan pelaksanaan kegiatan atau pertemuan di Lingkungan Pemprov Kalbar berlaku sejak 18 Juni 2021 sampai dengan 18 Juli 2021.

Hal tersebut termuat dalam Surat Edaran nomor 440/ 2097 /UM-B untuk mendukung pelaksanaan Surat Keputusan Gubemur Kalimantan Barat Nomor 463/KESRA/2021 tentang Perpanjangan Masa Berlaku Keputusan Gubernur Nomor 280/KESRA/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease-2019 di Provinsi Kalbar.

Dalam SE tersebut dituliskan untuk meminimalisir penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar.

Maka dihimbau kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk tidak mengadakan kegiatan/pertemuan dalam bentuk apapun untuk sementara waktu.

Selanjutnya, agar seluruh Kepala Perangkat Daerah dapat mengoptimalkan Satuan Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (COVID-19) pada satuan kerja masing-masing.

Lalu melaporkan kepada pimpinan jika ada Aparatur Sipil Negara (ASN)yang hasil Swab Antigen/PCR (polymerase chain reaction) menunjukkan hasil positif.

Gubernur Sutarmidji Minta Satono-Rofi Cepat Isi Posisi Kadis yang Masih Kosong

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menuliskan di akun Facebook pribadinya @bangmidji menuliskan bahw keterjangkitan Covid 19 di seluruh dunia semakin tinggi termasuk Kalbar.

Ada juga negara-negara yang sudah semakin menurun angka keterjangkitannya, lalu kenapa mereka bisa demikan, karena tekah memvaksin lebih 70 persen warganya.

“Kalau kita mau di Kalbar angka keterjangkitan turun, kita akan semakin gencarkan vaksinasi massal, sebab hanya dengan vaksinasi kita bisa menekan angka fatalitas dari keterjangkitan covid 19,”ujarnya.

Dikatakannya pada Kamis 17 Juni 2021 di Kota Pontianak telah di Vaksin lebih 2000 orang.

“Semoga bisa diikuti daerah lain. Jika Kalbar bisa 20 ribu sehari, maka akan semakin mudah mengurangi angka fatalitas jika ada keterjangkitan. Ayooo lakukan vaksin segera dan tetap pakai masker,”pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved