Masih Dalam Pandemi Covid-19, Wali Kota Edi Kamtono Lrang Takbir Kelililing
Meriam karbit juga lakukan perorangan silakan. Tapi untuk festival meriam karbit ditiadakan.
Bahkan indikasi kedua, pertanda akan terjadinya lonjakan kasus Covid-19, dikatakan Handanu terbukti dari positivity rate yang kian meningkat.
"Yang biasanya positivity rate-nya antara 10 sampai 15, pada minggu terakhir ini di atas 20 persen. Kalau kita periksa 100, maka 20-nya positif," ungkapnya.
Kemudian, indikasi ketiga ia sampaikan adalah terjadinya peningkatan pasien rawat inap di rumah sakit yang ada di kota Pontianak.
Seperti ia contohkan di RSUD Kota Pontianak saat ini sudah 21 pasien Covid-19 yang rawat inap.
"Inilah tanda-tanda peningkatan kasus. Bilamana kita tidak melakukan upaya-upaya pencegahan, di antaranya 3M, 3T, mengurangi mobilitas atau mengurangi kerumunan itu saja," katanya.
Pahami Kondisi
Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin menyampaikan kepada masyarakat agar bisa mengikuti prosedur protokol kesehatan dan aturan yang berlaku.
Termasuk mengikuti larangan Pemerintah Kota Pontianak agar masyarakat tidak menggelar takbir keliling pada malam Lebaran Idul Fitri 1442 hijriah.
"Berharap lah masyarakat bisa merayakan Lebaran ini tetap dengan prokes. Takbiran di masjid saja atau di rumah. Karena memang situasinya masih dalam pandemi Covid-19. Jadi kita sama-sama pahami kondisi ini," ujarnya, Senin 10 Mei 2021.
Menurut Satarudin perlu bersama-sama untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak.
Untuk itu, kesadaran dan dukungan dari masyarakat luas sangat diperlukan untuk tetap menjaga wilayah Kota Pontianak agar tetap aman dari Covid-19.
"Sebagaimana kita ketahui, bahwa kuncinya adalah protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun, serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer," kata Satarudin.
"Jika hal tersebut kita lakukan, maka tentu perayaan Lebaran tahun ini tidak akan terjadi peningkatan kasus," lanjutnya.
Satarudin juga menyampaikan, tradisi masyarakat berlebaran dari rumah ke rumah agar juga dihindari. Apalagi, pemerintah juga telah meniadakan open house pada Lebaran Idul Fitri tahun ini.