Breaking News:

Titipan Barang ke Rutan dan Lapas Meningkat Jelang Lebaran, Kadiv Pemasyarakatan Kalbar Gelar Sidak 

Dalam melakukan pemeriksaan, Suprobowati menekankan petugas untuk mencatat secara lengkap identitas dari pengunjung yang mengirim makanan, agar bila d

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
kepala divisi pemasyarakatan Kanwilkumham Kalbar Suprobowati saat melakukan sidak ke rutan dan Lapas kelas 2 A Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mengantisipasi masuknya berbagai barang terlarang kedalam Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan menjelang idul Fitri, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwilkumham Kalbar Suprobowati melakukan sidak kedalam Lapas Kelas 2 A Pontianak dan Rutan Kelas 2 A Pontianak.

“Pada bulan Ramadhan dan menjelang hari raya seperti ini penitipan barang akan meningkat, kami mencoba lakukan monitoring secara langsung proses penerimaan dan pemeriksaan barang titipan di Rutan Kelas IIA Pontianak,” ujar Suprobowati, Senin3 Mei 2021.

Dalam melakukan pemeriksaan, Suprobowati menekankan petugas untuk mencatat secara lengkap identitas dari pengunjung yang mengirim makanan, agar bila di dalam makanan kiriman tersebut didapati barang terlarang dapat di lakukan penyelidikan.

Baca juga: Diduga Akan Merakit Bom Ikan, Tujuh Warga Diamankan Polres Ketapang

Saat ini, dikatakan oleh Suprobowati bahwa alat detector di dalam Rutan hanya dapat mendeteksi barang yang terbuat dari logam, sementara untuk narkoba belum bisa.

Oleh sebab itu, Dengan keterbatasan alat ini ia minta petugas melakukan pengecekan satu – persatu barang titipan secara manual dan teliti.

"Walaupun Dengan keterbatasan yang ada petugas harus tetap maksimal dalam upaya deteksi dini, pemantauan dari penanggung jawab seperti Kepala Rutan dan KPR harus terus dilakukan secara langsung,"ujarnya.

Setelah melakukan pengawasan penerimaan barang titipan, Kepala Divisi Pemasyarakatan beserta jajaran melakukan kontrol pada dapur Rutan kelas IIA Pontianak. Kontrol ini dilakukan guna melihat proses penyelenggaraan makanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama bulan Ramadhan.

“Kami juga melakukan kontrol tehadap penyelenggaraan makanan untuk WBP, apakah sudah sesuai dengan menu 10 hari atau belum. Alhamdulillah pelaksanaan pemberian makanan di Rutan Pontianak sudah cukup baik. Tinggal meningkatkan penataan ruang dapur agar lebih tepat dan sehat sehingga proses memasak bisa lebih efektif, saya berharap Dapur Rutan Pontianak mendapat sertifikat Laik Hiegine,”terang Suprobowati.

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan kontrol dapur dan makanan pada Lapas Kelas IIA Pontianak, sama halnya dengan Rutan Pontianak, Kepala Divisi Pemasyarakatan juga melakukan pengecekan kelayakan makanan bagi WBP, proses memasak dan juga mengecek gudang tempat penyimpanan bahan baku di Lapas Kelas IIA Pontianak. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved