KISAH Jihan Anugrah Bersama Suami Saat Menjadi Dokter Relawan COVID di Pontianak 

Selain menjadi dokter relawan Covid-19, saat ini dr Jihan Anugrah juga bertugas sebagai dokter umum di Puskesmas Parit Mayor Pontianak Timur sejak tah

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
KISAH Jihan Anugrah Bersama Suami Saat Menjadi Dokter Relawan COVID di Pontianak  - ddbggbg.jpg
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
dr Jihan Anugrah menjadi relawan dan menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19 di tempat isolasi Rusunawa Nipah Kuning.
KISAH Jihan Anugrah Bersama Suami Saat Menjadi Dokter Relawan COVID di Pontianak  - ddjmjmkjkjk.jpg
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
dr Jihan Anugrah menjadi relawan dan menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19 di tempat isolasi Rusunawa Nipah Kuning.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejak Maret 2020 hingga saat ini sesuai SK yang telah dikeluarkan oleh Wako Pontianak dr Jihan Anugrah ditunjuk menjadi Dokter Relawan di Rusunawa Rumah Isolasi Covid-19 Nipah Kuning Dalam Pontianak.

Sudah satu tahun lebih, dr Jihan Anugrah menjadi relawan dan menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19 di tempat isolasi Rusunawa Nipah Kuning.

Selain menjadi dokter relawan Covid-19, saat ini dr Jihan Anugrah juga bertugas sebagai dokter umum di Puskesmas Parit Mayor Pontianak Timur sejak tahun 2019 dibawah Dinas Kesehatan Kota Pontianak

Jihan telah lulus kuliah pada Februari tahun 2015, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia ( FK UII) Yogyakarta.

Baca juga: Momentum Hari Buruh, Steper Vijaye Harap Seluruh Buruh Mendapatkan Upah Layak

Perjalannnya menjadi dokter telah dimulai sejak tahun 2015, pertama kali menjadi dokter, Jiham langsung bertugas di perbatasan Kalbar-Malaysia yakni di Puskesmas Entikong. 

Kemudian 1 tahun berlanjut, Jihan kembali bertugas di RSUD Sanggau. Setelah itu di tahun 2017 pindah tempat tugas  dibawah Dinas Kesehatan Kota Pontianak yang ditempatkan di Puskesmas Kampung Dalam Pontianak Timur.

“Namun selain bertugas menjadi dokter umum, sejak tahun 2015 sampai sekarang saya juga membuka praktek di Klinik pribadi yakni Klinik Anugrah Medistra di Tanjung Hulu Pontianak Timur,”ujarnya kepada Tribun Pontianak,Sabtu 1 April 2021.

Menjadi Dokter Relawan Covid-19 di Rusunawa Nipah Kuning Pontianak

Berbicara mengenai Covid-19 dengan asumsi panggilan “pahlawan” bagi relawan, atau aktivis kemanusiaan ini adalah jalan panjang pengabdian, baginya ini adalah panggilan jiwa. 

“Dengan atau tidak disematkan sebagai pahlawan, jalan ini akan tetap kami tempuh dan lakoni. Bagi kami yang berjuang digaris akhir masa pandemi ini, keluar dari redzone ( area terisolir dengan high risk transmision)

dalam keadaan hidup atau tidak terinfeksi covid-19 saja kami sudah cukup bersyukur,”ujarnya kepada Tribun Pontianak, ujarnya.

Dikatakannya ditunjuk menjadi relawan pertama kali, jaminan kesehatan ataupun kecelakaan saja tak terpikirkan apalagi soal insentif. 

Baca juga: Aliansi Buruh dan Serikat Pekerja di Kalbar Sampaikan 10 Resolusi pada Peringatan Hari Buruh

“Saya tidak pernah berpikir soal itu, karena memang belum ada kebijakan apa – apa saat tim relawan medis di gelombang pertama di recrut. Kami tenaga kesehatan hanya saling menyemangati dan saling menjaga satu sama lain bahwa ini adalah perjuangan kita bersama,”ungkapnya.

Sabda Rasulullah, Saw: “Sayangilah yang di bumi, niscaya Yang di langit akan menyayangimu.” (HR. At-Thabrani). 

Sabda itulah yang ia pegang teguh menjadi kekuatan agar tetap optimis sesuai dengan profesinya menjadi seorang dokter yang ikut  serta juga menjadi relawan covid-19

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved