Breaking News:

19 Ruko di Pasar Sandai Ketapang Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Api cepat menjalar karena keberadaan bangunan Ruko yang berdempetan ditambah lagi bangunan semi permanen

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Sebanyak 19 unit Ruko di Pasar Sandai yang terletak di Desa Sandai, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang terbakar,  Rabu 7 April 2021 subuh.

Sekretaris Desa Sandai, Kecamatan Sandai, Uti Fahrul mengaku akibat kebakaran tersebut sedikitnya terdapat 19 Ruko yang ludes terbakar.

"Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah karena selain jumlah ruko banyak, juga ada toko emas dan toko mesin ikut terbakar," kata Uti Fahrul, kemarin.

Uti menambahkan, kebakaran hebat ini baru bisa dipadamkan pada pagi hari dengan bantuan berbagai pihak mulai Polri, TNI, yayasan pemadam kebakaran Sandai hingga masyarakat setempat.

"Dua tahun terakhir dua kali terjadi kebakaran di wilayah Pasar Sandai. Tahun 2020, bulan Oktober namun lokasi tidak sama dengan kebakaran di wilayah pasar Sandai tahun ini," pungkasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Belasan Ruko Ludes Terbakar di Pasar Sandai Ketapang, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono melalui Kapolsek Sandai Iptu Fanni Athar Hidayat membenarkan kebakaran belasan unit Ruko di Pasar Sandai.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting listrik dari salah satu Ruko," kata Fanni Athar.

Menurut Fanni Athar, korsleting listrik diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dan menyebabkan api membesar dan menjalar ke Ruko lainnya yang baru diketahui sekitar pukul 03.15.

"Api cepat menjalar karena keberadaan bangunan Ruko yang berdempetan ditambah lagi bangunan semi permanen. Semua Ruko terbakar rata dengan tanah," jelasnya.

Athar mengaku kalau pihaknya belum dapat memastikan berapa total kerugian akibat kebakaran ini, namun diakuinya yang pasti kerugian sangat besar lantaran Ruko yang terbakar menjual berbagai jenis barang mulai dari pakaian, elektronik, toko bangunan hingga toko emas.

"Kita masih akan melakukan olah TKP setelah bara-bara api bekas kebakaran hilang. Namun anggota masih berjaga dilokasi guna menghindari hal yang tidak diinginkan. Untuk korban jiwa tidak ada," tandasnya.

Baca juga: Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa, Polisi Duga Kebakaran Akibat Korsleting Listrik

Lebih lanjut, api baru bisa dipadamkan pagi hari oleh pemadam kebakaran milik perusahaan yang tiba sebelum pukul 04.00 dibantu masyarakat dan pihak terkait lainnya.

"Pemilik Ruko mereka ada yang tinggal di rumah keluarga ada juga dirumah sendiri karena ada ruko hanya untuk jualan saja," pungkasnya. 

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved