Wabup Bengkayang Harap Sinergitas Seluruh Instansi Antisipasi Karhutla di Bengkayang
Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal mengatakan, bahwa dirinya bersyukur pada bulan kemarin tidak terjadi cuaca panas berkepanjangan. Apabila panas
Penulis: Zulfikri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Polres Bengkayang bersama Pemda Bengkayang dan instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral tentang Penanggulangan dan Penindakan Karhutla, Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal menghimbau kepada seluruh instansi terkait mempersiapkan alat-alat pemadam kebakaran jika suatu saat terjadi Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Bengkayang, Selasa 30 Maret 2021.
Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal mengatakan, bahwa dirinya bersyukur pada bulan kemarin tidak terjadi cuaca panas berkepanjangan. Apabila panas berkepanjangan terjadi, semua kebun yang memiliki air diparit-parit tidak mempunyai air.
“Saya melihat ada satu masalah yang perlu kita tangani bersama apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan dengan segera mencari alat pemadam. Saya pikir pribadi-pribadi yang memiliki 20-30 hektar dimohon melalui Kapolsek untuk diarahkan untuk membeli alat pemadam," ucap Syamsul Rizal.
Baca juga: Polres Bengkayang Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Penanggulangan dan Penindakan Karhutla
Ia menyampaikan, apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan untuk persiapan alat-alat pemadam kebakaran sudah disiapkan di kantor Polsek-polsek di Kabupaten Bengkayang.
“Kita tidak perlu panik jika terjadi kebakaran, alat disimpan di Polsek karena selalu orang apabila terjadi kebakaran larinya ke Polsek," terangnya.
Wakil Bupati Bengkayang ini, meminta adanya pemetaan daerah-daerah yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang pernah terjadi berkali-kali.
“Saya pikir bukan hanya embung, tapi pintu air. Biasanya air dilepas terus, pada musim kemarau air habis patutnya disimpan diparit-parit begitu terjadi kebakaran sumber air ada. Permasalahan pemadaman lahan yang luas karena sulitnya sumber air," ungkap Wakil Bupati Bengkayang ini.
Untuk itu, selaku Pemerintah Kabupaten Bengkayang mengharapkan seluruh instansi bersinergi dalam melakukan persiapan apabila suatu saat terjadi kebakaran hutan dan lahan di daerah yang rawan kebakaran.
“Masalah kebakaran hutan dan lahan tidak bisa diserahkan kepada kepolisian saja. Tapi sosialisasi sudah dilakukan oleh pihak kepolisian dengan berbagai cara. Jadi saya pikir rakor ini perlulah kita carikan jalan keluar dan kita berharap hari hujan sehingga tidak terjadi kebakaran yang jelas penanggulangan kebakaran adalah tanggung jawab kita bersama, baik pemeritah daerah maupun aparat keamanan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wqegffgghghhjhjkjjk.jpg)