Breaking News:

PLN Ketapang Percepat Penambahan Daya Mesin Pembangkit

Dampak adanya pemeliharaan unit 1 PLTU Sukabangun menyebabkan defisit daya di sistem ketapang sebesar tiga sampai dengan lima MW

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Penambahan mesin pembangkit oleh PLN UP3 Ketapang guna mengoptimalkan sistem kelistrikan di Ketapang. Foto istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Guna memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Ketapang dan sekitarnya, PLN UP3 Ketapang melakukan penambahan mesin pembangkit berkapasitas 5 MW.

Manajer PLN UP3 Ketapang Sanggam Sinaga mengatakan, saat ini beberapa mesin pembangkit sudah tiba dan sedang dalam proses penginstalan di PLTD Sukaharja.

"Dampak adanya pemeliharaan unit 1 PLTU Sukabangun menyebabkan defisit daya di sistem ketapang sebesar tiga sampai dengan lima MW pada waktu beban puncak malam dalam beberapa minggu terakhir," kata Sanggam, Jumat 5 Maret 2021.

Selain melakukan percepatan penambahan mesin sewa, saat ini pihaknya juga terus berupaya melakukan percepatan pemeliharaan pada PLTU unit 1 Sukabangun yang saat ini sudah mencapai 75 persen.

Baca juga: Kadisbun Kalbar Sebut Data Kompilasi Terakhir 500 Hektare Lahan Terbakar, Terluas di Ketapang

"PLN terus mengupayakan percepatan pemeliharaan yang diestimasi akan selesai pada tanggal 11 Maret 2021," ujarnya.

Menurut Sanggam, sejumlah upaya tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri yang akan tiba dalam beberapa bulan lagi.

"PLN berkomitmen memperkuat sistem operasi Ketapang, sehingga dalam waktu dekat suplai listrik dapat segera normal. Mohon doanya agar proses pelaksanaan dapat berjalan lancar. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan layanan yang dialami selama periode pemeliharaan PLTU ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved