228 Rumah Warga Kecamatan Betang Lupar Terendam Banjir

ada dua desa yang saat ini masih terendam banjir, seperti, Desa Sepandan dan Lanjak Deras. Kedalaman sekitar 2 meter hingga 3 meter

Tayang:
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Kondisi banjir di wilayah Kecamatan Batang Lupar, yang saat ini masih merendam sejumlah rumah warga setempat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Camat Batang Lupar, Ilham menyatakan, kalau saat ini wilayahnya yang ia pimpin ada beberapa sejumlah titik pemukiman warga khususnya di pesisir danau Sentarum, masih terendam banjir.

"Saat ini kondisi banjir di wilayah sungai (danau) masih naik, karena curah hujan cukup tinggi beberapa hari terakhir, sehingga membuat debet air di danau tinggi," ujar Ilham, Selasa (29/9/2020).

Namun kata Camat, hingga sekarang belum ada masyarakat yang wilayahnya terendam banjir mengungsi, karena masih bisa bertahan.

IPMKH Sintang Salurkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Silat Hilir

"Pastinya kami sudah mengimbau masyarakat, apabila banjir semakin tinggi, agar segera mengungsi, dan kami siapkan gedung olahraga sebagai posko penampungan korban banjir," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu, Gunawan membenarkan, kalau kondisi sejumlah pemukiman warga di pesisir danau Sentarum, Kecamatan Batang Lupar, sedang terendam banjir.

"Menurut laporan yang kami terima, ada dua desa yang saat ini masih terendam banjir, seperti, Desa Sepandan dan Lanjak Deras. Kedalaman sekitar 2 meter hingga 3 meter," ujarnya.

Sedangkan jumlah rumah dua desa tersebut yang terendam banjir saat ini ada sebanyak 228 rumah, dimana Desa Sepandan ada 107 rumah dan Desa Lanjak Deras sejumlah 121 rumah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved