BEM IAIS Minta KPU dan Peserta Pemilu Beri Edukasi Politik Kepada Pemilih
Ini penting agar tingkat partisipasi masyarakat bisa maksimal dan sempurna walaupun di tengah pendemi covid-19
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin (IAIS) Sambas, Pirdaus mengatakan penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 ditengah pandemi Covid-19 ini harus benar-benar diperhatikan
Hal yang harus benar-benar di perhatikan kata dia, adalah soal edukasi politik yang harus direalisasikan secara nyata oleh penyelenggara maupun kontestan pemilu kepada masyarakat.
"Ini penting agar tingkat partisipasi masyarakat bisa maksimal dan sempurna walaupun di tengah pendemi covid-19," ujar Pirdaus, Minggu (26/7/2020).
• Dikunjungi Bawaslu, Kodam XII Tanjungpura Siap Sinergis Amankan Pilkada Serentak di Kalbar
“Mengingat salah satu point dalam pesta demokrasi adalah tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi, jadi edukasi politik kepada masyarakat sangatlah penting," tegas Pirdaus.
Selain itu, lanjut Pirdaus, edukasi politik yang perlu disampaikan kepada masyarakat bukan hanya bicara soal teknis, meskipun ditengah pandemi.
Tapi juga tentang penyelenggaraan pilkada tidaklah boleh keluar dari makna penyelenggaraan pilkada itu sendiri. Yang mana harus di lakukan dengan jujur dan adil.
"Jurdlil dan luber bisa berjalan jika edukasi politik berjalan, dan bukan soal kampenye teknis saja, pemahaman tentang demokrasi pun harus jelas di kepala masyarakat,” tegasnya.
Jika edukasi politik tersebut tidak dilaksanakan dengan maksimal kata Pirdaus, jelas akan berdampak pada persoalan-persoalan penting lainnya.
Seperti rendahnya tingkat partisipasi masyarakat, tingginya resiko money politics, serta resiko kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat ditengah pendemi yang masih melanda.
“Dimasa normal saja tingkat partisipasi masyarakat hanya mencapai kisaran 70 persen, nah bagaimana dengan tingkat partisipasi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini," tanya dia.
"Menurut saya, di sinilah peran penting dari edukasi politik yang harus dilakukan oleh penyelenggara maupun kontestan,” tegas Pirdaus.
• PKB Beri Mandat ke Heroaldi di Pilkada Sambas, Ini Paparan Juliarti Djuhardi Alwi
Tidak hanya itu, Pirdaus juga menegaskan jika semua lapisan masyarakat, dan bahkan termasuk penyelenggara menginginkan partisipasi pemilih meningkat.
Karenanya, dia berharap agar penyelenggara nantinya bisa melibatkan kelompok-kelompok pemuda dan terkhusus mahasiswa.
Untuk dapat berperan aktif dalam melakukan edukasi politik kepada masyarakat demi tercapainya pilkada yang bermartabat dan aman.
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pirdaus-sambas.jpg)