1.824 Warga Binaan di Kalbar Dapat Remisi Terbanyak dari Pontianak, 5 Langsung Bebas

Sebanyak 1.824 warga binaan di wilayah Kalimantan Barat yang telah memenuhi syarat sesuai ketentuan dalam PP 99 Tahun 2012 dan PP 28 Tahun 2006.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Safruddin
Tribunontianak.co.id/IST
Pengumuman pemberian revisi kepada warga binaan di salah satu Lapas di Kalimantan Barat yang dilakukan oleh salah satu petugas setelah selesai melaksanakan Salat Idul Fitri, Minggu (24/5/2020). 

Laporan wartawan tribun pontianak Rizki Kurnia

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat berikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2020.

Sebanyak 1.824 warga binaan di wilayah Kalimantan Barat yang telah memenuhi syarat sesuai ketentuan dalam PP 99 Tahun 2012 dan PP 28 Tahun 2006.

Lima di antaranya langsung bebas setelah memperoleh remisi tersebut.

Warga binaan yang mendapatkan usulan remisi terbanyak berada di Lapas Kelas IIA Pontianak sebanyak 492 orang.

Lapas Kelas IIB Ketapang sebanyak 312 orang, dan Rutan Kelas IIB Sambas sebanyak 208 orang.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Suprobowati melalui Kepala Sub Bagian Humas, RB, dan TI, Zulzaeni Mansyur menuturkan pemberian remisi merupakan hak bagi warga binaan beragama Islam.

Mereka telah memenuhi syarat yang berlaku.

Dengan pemberian remisi ini dapat memberikan harapan bagi warga binaan agar terus mengubah perilaku dan berupaya memperbaiki diri, agar ketika bebas nanti dapat diterima kembali oleh masyarakat

"Tentunya hal ini diharapkan dapat memacu semangat warga binaan dalam mengikuti pembinaan diseluruh satuan kerja di Wilayah Kalimantan Barat," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Suprobowati melalui Kepala Sub Bagian Humas, RB, dan TI, Zulzaeni Mansyur, Minggu (24/5/2020).

Dilain tempat, Kepala Kantor Wilayah Pramella Y. Pasaribu melalui Kepala Sub Bagian Humas, RB, dan TI, Zulzaeni Mansyur menuturkan

situasi Pandemi Covid-19 ini jangan menyurutkan semangat kita untuk tetap memaknainya.

Tante Ernie Si Tante Pemersatu Bangsa Tentukan Pilihan Antara Ariel Noah atau Hotman Paris

Tidak mengulangi perbuatan yang tidak terpuji dan memaknai keadaan walaupun tanpa ceremonial sebagai tonggak momentum untuk menatap masa depan yang lebih baik dengan cara mengikuti arahan instruktur baik dalam pembinaan kepribadian dan kemandirian.

"Jalani kehidupan dengan mengubah sikap dan menjaga diri terhadap lingkungan untuk berbuat baik. Ada hikmah mendalam yang diambil untuk mampu mengintrospeksi diri terhadap keadaan untuk mematuhi aturan protokol kesehatan, mencuci tangan, memakai masker dan saling mengingatkan satu sama lain untuk kebaikan bersama.

Hal ini mengajarkan kita untuk saling memperhatikan, peduli satu sama lain merubah sikap dan berusaha untuk memberi kebaikan dan hidup bersih," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved