Virus Corona Masuk Kalbar
PDP Covid-19 Asal Sekadau Meninggal, Masyarakat Terima Pemakaman Jenazah
Pasien meninggal di ruang isolasi khusus RSUD Ade M Djoen Sintang dengan status PDP dari Kabupaten Sekadau,
Diketahui, PDP berusia 70 tahun itu memang memiliki riwayat penyakit infeksi paru kronis sejak lama. Pasien sudah rutin berobat ke luar negeri untuk keluhan paru-paru.
"Namun yang kita dapatkan sebulan terakhir keluhan sesaknya bertambah dan selama sebulan terakhir sudah bolak-balik dirawat di puskesmas dengan keluhan yang sama dan semakin parah usai melakukan pengobatan keluar negeri pada Februari lalu," jelasnya
Setelah rasa sakit yang semakin parah sejak kembali dari luar negeri, pasien akhirnya dirujuk oleh puskesmas ke RSUD Sekadau.
Usai melakukan pemeriksaan, pihak RSUD mendapatkan gambaran foto yang khas untuk infeksi paru. Tapi apa penyebab infeksi paru ini tidak bisa dijawab hanya dengan foto rontgen.
"Makanya kami melakukan tahapan-tahapan pemeriksaan untuk membuktikan penyebab infeksi parunya ini apa apakah jamur, bakteri, virus atau TBC dan untuk pemeriksaan virus di Sekadau hanya dapat dilakukan dengan rapid test dan hasilnya non reaktif," tambah dr Sriyanti.
Hingga akhirnya pada hari Jumat (10/4) sore, pasien dirujuk ke RSUD Ade M Djoen Sintang. Baru beberapa jam dirawat di rumah sakit tersebut, pasien dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (11/4) sekira pukul 01.50 WIB.
Sementara berdasarkan update data Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar per Sabtu pukul 08.00 WIB, kasus positif Covid-19 di Kalbar masih berjumlah 10, dengan rincian 3 sembuh, 2 meninggal, 4 dirawat dan 1 diisolasi ketat. Sedangkan PDP berat berjumlah 103 orang, dengan rincian 54 masih dirawat, 34 sembuh, dan 17 meninggal. Ada pula 16 PDP ringan yang rinciannya 10 pasien diisolasi dan 6 pasien sembuh. (ags/lan)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut: