Virus Corona Masuk Kalbar

Pemkab Mempawah Bentuk Satgas Gugus Tugas Corona, Muhammad Pagi: Libatkan Seluruh OPD

Kita langsung action di lapangan, kita lakukan dulu penyemprotan di tempat umum seperti pasar, taman, tempat ibadah, lembaga pendidikan dan lainnya.

TRIBUN PONTIANAK/ TRY JULIANSYAH
Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Mempawah, Burhan meninjau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dengan sistem e-Voting gelombang kedua di Kabupaten Mempawah, Kamis (5/3/2020). 

MEMPAWAH - Pasca penetapan KLB oleh Gubernur Kalbar terkait Covid 19, Pemerintah Kabupaten juga melakukan langkah-langkah strategis.

Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi langsung memimpin rapat Satgas Gugus Tugas Kabupaten Mempawah, membahas program dan langkah strategis yang akan dilaksanakan untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Mempawah.

"Pemerintah Kabupaten Mempawah telah membentuk tim gugus tugas sebagaimana telah ditetapkan melalui SK Bupati Mempawah Nomor 118 tahun 2020. Satgas Gugus Tugas Kabupaten Mempawah melibatkan seluruh OPD dan perangkat yang ada, juga melibatkan TNI/Polri dan lainnya, jadi, kita sinergikan pembagian tugas dan tanggungjawabnya masing-masing bidang," ujar Muhamad Pagi.

Wakil juga meminta setiap bidang diminta untuk secepatnya menyusun program dan langkah kerja, memudian, program dan langkah kerja langsung diaplikasikan di masyarakat.

Anggota DPRD Kubu Raya Minta Sosialisasikan Pelayanan Adminduk Capil Via Whatsapp ke Masyarakat.

"Kita langsung action di lapangan, kita lakukan dulu penyemprotan di tempat umum seperti pasar, taman, tempat ibadah, lembaga pendidikan dan lainnya. Semua dilakukan seara bertahap dan teratur," lanjut Muhammad Pagi.

Selain itu, Wabup mengatakan, masing-masing kecamatan akan membentuk posko gugus tugas sebagai sebagai bentuk perpanjangan tangan dari posko yang ada di tingkat kabupaten. Dengan begitu, penanganan dan antisipasi diharapkan bisa dilakukan secara terkoordinir ke tingkat bawah.

"Posko gugus tugas ditingkat kecamatan ini dibentuk agar kami lebih mudah dan cepat mengidentifikasi keluar masuk orang di Kabupaten Mempawah. Jangan sampai ada orang yang masuk, kita tidak ketahui keberadaannya, maka, akses keluar masuk orang akan lebih diperketat," imbuh Muhammad Pagi.

Dampak Covid-19, PHRI Kalbar Berharap Pemda Bebaskan Pajak Hotel dan Restoran Selama 6 Bulan

Diakuinya pula Satgas akan melibatkan Camat, Desa, RT/RW untuk mendata warga di lingkungannya yang keluar maupun masuk ke Malaysia atau negara tertular lainnya.

"Kalau datanya sudah terkumpul, maka kita sikapi agar mereka dapat ditangani, misalnya warga yang sudah keluar, jangan dulu masuk. Sedangkan yang sudah masuk jangan lagi keluar, dan warga ini akan kita periksa serta awasi secara ketat," lanjutnya.

Terkait penetapan KLB diakuinya secara tidak langsung Pemerintah Kabupaten mengikuti dari yang dilakukan oleh Pemprov.

Halaman
12
Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved