Breaking News:

Dugaan Tipikor Suryadman Gidot

Jaksa Penuntut Umum Ungkap Fakta Terkini Kasus Tipikor Suryadman Gidot

Dan pada persidangan ini, peran Sekda Bengkayang Obaja pun terkuak menjadi orang yang mengkoordinir penyerahan uang.

Penulis: Ferryanto | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Bupati Bengkayang Non Aktif Suryadman Gidot usai menjalani persidangan terkait kasus Tipikor yang menjeratnya, di Pengadilan Negeri Tipikor Pontianak, Jalan Uray Bawadi, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (10/3/2020). Di akhir persidangan, Gidot pun sempat meminta maaf atas kesalahannya yang telah membuat banyak pihak terlibat dan di hukum. 

PONTIANAK - Bupati Bengkayang Non aktif Suryadman Gidot masih menjalani proses hukum terkait tindak pidana korupsi yang menjeratnya.

Iapun di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum sebagai saksi mahkota pada persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Pontianak, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (10/3/2020).

Jaksa Penuntut Umum KPK Taufik Ibnugroho menyatakan bahwa dari Persidangan tersebut tergambar jelas bahwa Suryadman Gidot mengumpulkan kepala dinas dan meminta uang sejumlah Rp 1 milyar.

Dan pada persidangan ini, peran Sekda Bengkayang Obaja pun terkuak menjadi orang yang mengkoordinir penyerahan uang.

Fakta Baru Sidang Tipikor Suryadman Gidot, Ada Kata Sandi Dalam Transaksi

"Bahkan tadi kita melihat, pak Suryadman Gidot memerintahkan Sekda Bengkayang, Obaja untuk mengkoordinir penerimaan uang tersebut, dan melaporkan,"ujarnya.

"Pak Obaja melaporkan pada tanggal 2 September 2019 kepada pak Gidot bahwa uang telah tersedia, dan tanggal 3 di lakukan penyerahan uang,"tegasnya.

Kemudian, iapun menjelaskan bahwa perubahan anggaran di Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan dilakukan oleh Suryadman Gidot diluar mekanisme kewajaran, alias sepihak dari permintaan Gidot.

di jadwalkan Suryadman Gidot akan menjalani sidang tuntutan atas kasus Tipikor yang menjeratnya pada pekan ketiga bulan Maret 2020.

"Selama proses persidangan tentunya ada fakta - fakta hukum, apa fakta hukum yang kita dapat di persidangan ini tentu akan kita sampaikan ke pimpinan untuk di ambil tindak lanjut, dan kita diberi waktu 1 Minggu untuk tuntutan," jelasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved