TBC Ancam Warga Sintang

BREAKING NEWS - Indikasi Kasus TBC Desa Melingkat Mengkhawatirkan, 1 Meninggal & 1 Anak Dirawat RS

Namun, yang ditemukan dan diidentifikasi para mahasiswa, justru kasus Tuberkolosis (TBC) sudah mencapai tahap mengkhawatirkan.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Rudiansyah
Data warga: Mahasiswi STIKARA Sintang mendata warga Desa Melingkat, Kecamatan Kayan Hilir, Sintang. 

Senin siang, Rudiansyah bersama dengan Kades Melingkat, didampingi tenaga medis desa setempat bertemu dengan Anggota DPRD Kabupaten Sintang Dapil Kayan untuk melaporkan temuan ini.

Santosa, Ketua Komisi A DPRD Sintang menerima langsung kedatangan Rudiansyah bersama rombongan.

Menurut Rudi, penyakit yang disebabkan dari bakteri menular yang berpotensi serius terutama mempengaruhi paru-paru ini diibaratkan seperti fenomena gunung es.

“Nampak di luar sikit, di bawah sangat banyak. Identifikasi mahasiswa, ada yang tidak mau mengakui, mungkin malu. Tapi anak-anak sudah tahu ciri-cirinya,” jelasnya.

Rudi, belum bisa menyebut angka persis berapa penderita TBC di Desa Melingkat.

Sebab, untuk memastikannya, dibutuhkan uji laboratorium terhadap dahak seseorang yang dicurigai.

Akan tetapi, bagi orang yang dicurigai menderita TBC, bisa diketahui ciri-cirinya.

“Jadi, kita menemukan berbagai hal, TB ini masalah serius, apalagi sampai kematian. Satu orang yang sudah meninggal dunia baru-baru ini dan positif TBC."

"Sekarang, masih ada satu anak kecil masih dirawat di rumah sakit."

"Mahasiswa sempat ada rasa takut tertular waktu itu, tetapi mereka sudah dibekali ilmu untuk mengantisipasinya,” beber Rudi.

Halaman
123
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved