Petaka Siswi SMP

KISAH LENGKAP Candaan Tarik Kursi Berbuah Petaka di SMPN 4 Sintang, dari Kronologi ke Rumah Sakit

meskipun kondisi dilaporkan membaik, namun korban rencananya akan dirujuk ke Pontianak untuk penanganan lebih lanjut

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Muhammad Firdaus
KOLASE TRIBUN PONTIANAK/DIKA
KISAH LENGKAP Candaan Tarik Kursi Berbuah Petaka di SMPN 4 Sintang, dari Kronologi ke Rumah Sakit 

Gisi juga menilai bahwa kejadian ini bukan kelalaian guru. "Anak itu sedang presentasi, gurunya keluar sebentar, terus anak itu mau duduk, bangkunya ditarik,” tukasnya.

4. Dampak Fatal

Candaan menarik kursi atau bahkan ikut challlenge yang saat ini viral seperti skull breaker challenge sebaiknya dihindari.

Meski niatnya bercanda untuk hiburan, candaan dan tantangan itu menimbulkan dampak yang sangat berbahaya. Paling fatal, bisa menyebabkan kematian.

“Semua itu berbahaya. Ini bukan permainan aman. Tidak boleh dilakukan. Saya sangat melarang keras candaan dan challlenge yang saat ini sedang viral,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, Senin (17/2/2020).

Menurut Sinto, candaan menarik kursi orang yang akan duduk dapat berakibat fatal.

Tulang ekor bisa patah bisa menyebabkan kecacatan permanen terhadap korbannya.

“Begitu dia jatuh, tulang ekornya jatuh ke lantai keras, patah tulang ekor dan punggung. Di situ ada ribuan saraf dan pembuluh darah, berbahaya,” terangnya.

Sinto juga menyayangkan ada kejadian candaan tarik kursi yang dilakukan oleh seorang pelajar di Sintang.

Menurutnya, candaan yang dapat menyebabkan kecelakaan dan berakibat fatal sebaiknya tidak dilakukan.

“Itu sangat tidak bijaksana untuk dilakukan,” tegasnya.

Opi terbaring di rumah sakit setelah terjatuh akibat candaan tarik kursi yang dilakukan oleh teman sekelasnya.

Ke depan, Sinto berharap kejadian ini menjadi perhatian semua pihak.

Ia tak ingin siswa melakukan tantangan dan candaan yang dapat membahayakan keselamatan seseorang.

Lebih baik, kata dia, dibuat challenge pungut sampah.

“Saya berharap, para guru di sekolah agar dapat memperingatkan muridnya di sekolah," harapnya.

"Candaan tarik kursi itu bisa menyebabkan kerusakan fatal dan cacat permanen".

"Sepanjang tulang leher sampai dengan tulang ekor, saraf semua. Itu sangat berbahaya".

"Bagus challenge ambil sampah, supaya lingkungan bersih,” tukasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved