Petaka Siswi SMP
KISAH LENGKAP Candaan Tarik Kursi Berbuah Petaka di SMPN 4 Sintang, dari Kronologi ke Rumah Sakit
meskipun kondisi dilaporkan membaik, namun korban rencananya akan dirujuk ke Pontianak untuk penanganan lebih lanjut
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Muhammad Firdaus
"Kami bawa ke Puskemas. Oleh Puskemas dirujuk ke rumah sakit. Saya tanya, katanya sakit bagian pinggul sampai kaki," kata Sarbaini.
• PETAKA Candaan Tarik Kursi Siswi SMPN 4 Sintang, Korban Sakit di Pinggul & Paha Hingga Dirawat di RS
2. Kondisi Terkini Korban
Sekira 5-6 hari setelah kejadian, siswi kelas IX SMPN 04 Sintang yang dirawat di tempat layanan kesehatan berangsur membaik.
Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, Rossa Trifina memastikan kondisi korban dalam dua hari terakhir semakin membaik.
“Dua hari yang lalu, pasien keadaan umumya baik,” ujar Rossa dikonfirmasi Tribun Pontianak, Senin (17/2/2020).
Namun, Rossa tidak membeberkan secara detail kondisi kesehatan korban.
“Kalau laporan yang saya dapat bahwa keadaan umum baik. Kalau ada info terbaru lagi, saya kabari,” janji Rossa mengakhiri percakapan via WhatsApp.
3. Disdik Tahu dari Medsos
Peristiwa candaan tarik kursi yang kemudian berakibat fatal ini ternyata diketahui pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang dari media sosial (Medsos).
Pihak sekolah belum melaporkan kejadian itu.
“Kami tahunya justru dari media sosial,” ujar Magdalena Ukis, Sekretaris Disdikbud Sintang, pada Senin (17/2/2020).
Meski belum mendapat laporan resmi atas persitiwa itu, pihaknya tidak tinggal diam dengan tetap bergerak memonitor kondisi korban.
Disdikbud juga telah memanggil pihak sekolah untuk mengetahui duduk perkaranya.
“Intinya kami dari pihak dinas tidak tinggal diam saja. Walaupun pihak sekolah belum melapor, kita tetap bergerak,” tegas Magdalena Ukis.
Ukis mengaku tak menyangkan kejadian candaan tarik kursi berujung fatal terjadi di Sintang.