Sutarmidji Akan Gandeng BPKP Usut Pembayaran Pajak Yang Belum Optimal

"Saya sangat optimis sekali, Tata Kelola Keuangan Pemprov Kalbar kedepan akan ada perbaikan-perbaikan yang sangat signifikan," ujarnya.

Tribunpontianak.co.id/Anggita Putri
Foto bersama Gubernur Kalbar, H Sutarmidji usai melakukan serah terima jabatan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalbar dari Raden Suharto kepada Didik Sadikin, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (11/2/2020). 

PONTIANAK - Gubernur Kalbar, H Sutarmidji melakukan serah terima jabatan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalbar dari Raden Suharto kepada Didik Sadikin, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (11/2/2020).

Dalam sambutannya Gubernur Kalbar H Sutarmidji sangat optimis kedepan tata kelola Pemerintahan Provinsi Kalbar terutama tata kelola keuangan akan ada perbaikan-perbaikan yang sangat signifikan.

"Saya sangat optimis sekali, Tata Kelola Keuangan Pemprov Kalbar kedepan akan ada perbaikan-perbaikan yang sangat signifikan," ujarnya.

Kemudian orang Nomor Satu Pemprov Kalbar juga meminta hasil audit BPK dan BPKP harus sejalan.

"Saya minta jajaran Pemprov Kalbar jangan ulangi cara penyusunan anggaran yang tidak benar," pintanya.

Disamping itu pula, Midji meminta BPKP agar dapat membenahi permasalahan aset Pemprov Kalbar.

Ia juga menyinggung terkait pembayaran pajak yang belum optimal .Midji mengatakan hanya Pertamina yang membayar pajak kendaraan motor.

Bupati Erlina Harap Pemkab Mempawah Dapat Jalin Hubungan Baik dengan BPKP Kalbar

“Bagi yang tidak membayar kita akan kerjasama dengan BPK dan BPKP menangani itu. Saya ambil contoh pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang bayar hanya Pertamina dan yang lain tidak punya data yang baik padahal dia pemasok ,” ujarnya.

Ia berharap ini menjadi perhatian dan nanti dirinya akan mengajak aparat penegak hukum untuk menegakkan hal itu.

Beberapa waktu lalu ia juga mengatakan banyak alat berat yang tidak bayar pajak yang digunakan diperkebunan dan sebenarnya yang banyak bandel adalah di perkebunan yang punya dumtrak 1000 tapi bayar pajaknya 10 sampai 100 saja.

Halaman
123
Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved