Korban Gigitan Ular
Video King Kobra Patuk Pawang Ular di Toho Mempawah Saat Atraksi hingga Meninggal Dunia
Norjani terlihat memegang dan mengayunkan ular berbisa mematikan itu.............
Video atraksi Norjani ini viral di media sosial. Termasuk saat dirinya ditangani petugas kesehatan.
Berikut videonya:
Kepala Dinas Kesehatan Mempawah, Jamiril mengatakan warga yang di patok ular memang merupakan warga desa Pak Utan.
Namun ia mengatakan tidak ada laporan baik dari Puakesmas Takong maupun Toho.
"Memang warga yang digigit ular ini di Pak Utan, perbatasan dengan landak. Sebenarnya pak Utan masuk wilayah binaan Puskesmas Takong, dan kita di puskesmas ada siapkan untuk vaksin ular. Namun korban memang tidak ada masuk ke puskesmas," ujar Jamiril.
Berdasarkan informasi yang pihaknya dapatkan diakui olehnya warga atas nama Norjani ini berusia sekitar 70 tahun.
"ini warga dari desa pak utan, informasi dari bujang memang dikenal sebagai pawang ular. Saat ini usia hampir 70 tahun, info kejadian hari Sabtu, baru dimakamkan hari Minggu kemarin," tambah Jamiril.
Menurutnya meninggalnya warga tersebut diduga karena terlambat dalam penanganan.
"Mungkin ketika digigit dia ini tidak sadar mungkin merasa masih kebal. Ini binatang berbahaya, bahkan yang punya pengetahuan penanganan di bidang ini tetap berhati-hati apalagi masyarakat awam," jelas Jamiril.
Jamiril menambahkan, sebenarnya di puskesmas menyediakan anti bisa ular, namun memang penanganannya harus cepat.
"Bisa ular ini biasanya hitungan jam langsung menyerang ke saraf jantung dan membuat kaku otot jantung sehingga jantung tidak bekerja, itulah yang menyebabkan kematian," katanya.
"Maka anti bisa merupakan pertolongan pertama, jangan sampai racun ini menyerang, karena yang meninggal ini bisa jadi terlambat penanganan," pungkas Jamiril.
Panji Petualang menyampaikan duka cita atas meninggalnya Norjani.
Ia lantas turut berbela sungkawa atas kejadian tersebut.
Panji melalui akun instagramnya @panjipetualang_real mengungkapkan duka citanya.
Ia mengatakan meskipun korban gigitan ular di Toho kalbar ini merupakan seorang pawang namun tak menjamin selamat dari celaka.
Ia lantas mengingatkan atraksi ini sepatutnya tak ditiru lantaran nyawa taruhannya. (*)